alexametrics

Gunung Karangetang Erupsi, 216 Warga Mengungsi, 499 Orang Terisolasi

11 Februari 2019, 16:17:32 WIB

JawaPos.com – Gunung Karangetang yang berada di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara mengalami erupsi hingga memaksa 216 orang mengungsi sejak Minggu (10/2). Warga terdampak ditampung di sejumlah titik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, jumlah pengungsi terbanyak terdapat di shelter Passeng, yakni 132 jiwa, terdiri atas 69 laki-laki dan 63 perempuan.

Kemudian, di shelter SMIST Batubulan terdapat 42 pengungsi terdiri atas 20 laki-laki dan 22 perempuan. Serta pengungsi lainnya yang ditampung di rumah-rumah warga ada 42 orang yaitu 20 laki-laki dan 22 perempuan.

“Selain itu, terdapat 499 jiwa yang masih terisolasi di Kampung Batubulan. 42 penyintas dan 457 jiwa tetap tinggal di rumah masing-masing,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (11/2).

Saat ini, pihaknya mengupayakan penanganan darurat erupsi Gunung Karangetang. Para pengungsi membutuhkan makanan, sanitasi, air bersih, pelayanan kesehatan, dan penyediaan shelter.

“TNI dan Polri terus mendukung pelaksanaan tanggap darurat ini. TNI dan Polri saat ini menjaga pos pengamanan agar warga tidak ada yang melewati daerah yang dinyatakan tidak aman,” kata Sutopo.

Berdasarkan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, ada penumpukan lava di area dekat puncak Gunung Karangetang. Penumpukan lava dikhawatirkan dapat turun secara tiba-tiba apabila volumenya mencukupi untuk terjadi guguran.

Selain itu, dalam kondisi hujan dengan intensitas curah hujan tinggi, dikhawatirkan penumpukan lava terbawa air hingga menimbulkan banjir lahar.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Yesika Dinta

Gunung Karangetang Erupsi, 216 Warga Mengungsi, 499 Orang Terisolasi