JawaPos Radar

Korban Luka Tanjakan Emen Tiba, 13 Orang Patah Tulang

11/02/2018, 14:02 WIB | Editor: Imam Solehudin
Tanjakan Emen
Korban luka berat dan luka ringan dirawat di UGD RSUD Tangerang Selatan, Pamulang, Banten, Minggu (11/2) (Yesika Dinta/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Selain 27 korban tewas, kecelakaan maut yang terjadi di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat juga menyisakan belasan korban luka-luka.

Sebanyak 16 korban luka berat dan ringan telah sampai di RSUD Tangerang Selatan, Pamulang, Banten sejak pukul 10.00 WIB.

Pantauan JawaPos.com, 16 ambulan yang membawa korban luka tersebut satu per satu tiba di RSUD Tangsel.

Mereka berasal dari beberapa klinik dan rumah sakit terdekat dari tempat kejadian perkara (TKP) insiden, yang melibatkan satu bus dan satu sepeda motor itu.

Kondisi korban beragam, beberapa di antara mereka terbaring lemas hingga tak sadarkan diri. Namun juga ada yang sudah bisa duduk dan berbicara.

Direktur RSUD Tangerang Selatan Suhara Manullang mengatakan, 16 korban langsung dibawa dari Subang, saat ini pihaknya juga masih menunggu satu korban lainnya.

Sementara itu, terdapat dua korban luka lainnya yang dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Ciputat.

Berdasarkan laporan, RSUD Tangsel merawat 13 korban luka berat yang menderita patah tulang hingga luka dalam. Sisanya, mengeluh luka ringan karena lecet dan lainnya.

"Kami terima 16 orang luka-luka dirawat di sini, ada satu lagi yang menuju ke sini. 13 orang yang (luka) berat, patah tulang, sisanya ringan baret-baret (lecet)," ujar Suhara kepada JawaPos.com di RSUD Tangsel, Minggu (11/2).

Tim yang diturunkan pihak RSUD mencapai 20 dokter yang terdiri dari lima dokter umum, satu dokter UGD Forensik, dan satu dokter pemulasaran jenazah, serta beberapa dokter lain sesuai spesialis.

"Kami observasi keluhan, (periksa) ke ginjal, luka dalam. Tim dokter 20, ada dokter spesialis-spesialis seperti patah tulang dan lain-lain," pungkasnya.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up