JawaPos Radar

Nilai Kerusakan Akibat Gempa NTB Capai Rp 10 Triliun

10/09/2018, 15:53 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Nilai Kerusakan Akibat Gempa NTB Capai Rp 10 Triliun
Ilustrasi kondisi Lombok Barat usai gempa bumi yang terjadi bulan lalu (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Satu bulan lebih gempa di Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) terjadi. Selama itu, terjadi kerusakan dimana-mana yang menyebabkan kerugian bagi masyarakat Lombok.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahkan mencatat sebanyak 167.961 rumah warga mengalami kerusakan. Sebanyak 32.724 terverifikasi rusak berat. Berbagai fasilitas umum juga rusak dan menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat.

Selain itu, BNPB juga mencatat kerusakan mencapai Rp 10 triliun akibat gempa NTB. Sementara itu kerugiannya sebesar Rp 2 triliun.

"Kebutuhannya (untuk perbaikan) diperkirakan sebesar Rp 8,6 triliun," kata Kepala BNPB, Willem Rampangilei di Gedung Nusantara II, DPR, Jakarta, Senin (10/9).

Adapun nilai kerusakan terbesar terjadi di Lombok Barat yang mencapai Rp 3,59 triliun yang diikuti oleh Lombok Utara sebesar Rp 3,19 triliun.

Sementara itu wilayah lainnya yang terdampak seperti Lombok Timur, Sumbawa Barat, Lombok Tengah, Mataram, dan Sumbawa nilai kerusakannya di bawah Rp 1 triliun.

"Sedangkan kebutuhan terbesar dari Lombok Utara sebesar Rp 3,09 triliun dan Lombok Barat Rp 2,08 triliun. Wilayah lainnya di bawah Rp 1 triliun," tandasnya.

Berikut rinciannya :

1. Lombok Utara = kerusakan Rp 3,19 triliun, kerugian Rp 1,01 triliun dan kebutuhan Rp 3,09 triliun.

2. Lombok Timur = kerusakan Rp 607 miliar, kerugian Rp 202 miliar dan kebutuhan 798 miliar.

3. Sumbawa Barat = kerusakan Rp 698 miliar, kerugian Rp 96 miliar dan kebutuhan 994 miliar.

4. Sumbawa = kerusakan Rp 379 miliar, kerugian Rp 86 miliar dan kebutuhan Rp 157 miliar.

5. Mataram = kerusakan Rp 750 miliar, kerugian Rp 29 miliar, kebutuhan Rp 566 miliar.

6. Lombok Barat = kerusakan Rp 3,59 triliun, kerugian Rp 440 miliar dan kebutuhan Rp 2,08 triliun.

7. Lombok Tengah = kerusakan Rp 929 miliar, kerugian Rp 133 miliar dan kebutuhan Rp 936 miliar.

(Hap/Hana)

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up