JawaPos Radar

Formasi untuk Guru Honorer Bertambah, Calon Pelamar CPNS Deg-Degan

10/09/2018, 17:49 WIB | Editor: Estu Suryowati
Formasi untuk Guru Honorer Bertambah, Calon Pelamar CPNS Deg-Degan
ILUSTRASI. Website penerimaan CPNS belum dapat diakses karena belum ada lembaga meng-input data formasinya. (Bagas Bimantara/Radar Madiun/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan dibuka pada pekan ketiga September 2018. Masyarakat tampak sangat antusias mendengar kabar tersebut.

Adapun salah satu formasi yang dibuka tahun ini yaitu untuk tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan honorer kategori 2 (k2). Mendengar informasi tersebut, Mewa Wanda, 23, salah satu guru honorer SMA mengaku telah lama menunggu kesempatan itu.

Dia mengatakan, cukup lega lantaran formasi yang dibuka untuk tenaga pendidik tahun ini mencapai ratusan ribu. "Antusias banget. Soalnya kan formasi untuk guru itu ada 100 ribuan ya. Jadi, kayaknya peluangnya lebih besar dari CPNS sebelumnya, sudah gitu kan syaratnya gampang. Jadi mau coba," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Senin (10/9).

Mega bertekad mengikuti seleksi CPNS untuk formasi ini, sesuai dengan bidang yang digelutinya. Lulusan S1 Pendidikan Fisika Universitas Inraprasta PGRI 2017 itu pun sudah mempersiapkan persyaratan yang dibutuhkan.

"Siapin berkas sama mau ke BAN-PT minta akreditasi kampus. Lumayan deg-degan," kata dia.

"Bukan takutin tesnya, tapi saingannya. Karena kan formasi yang dibuka banyak, pasti yang daftar lebih banyak lagi. Bismillah saja, siapa tahu rezeki," tambah Mega.

Senada dengan Mega, seorang wirausaha, Yulia, 25 juga sudah cukup antusias dan mempersiapkan lamaran menjadi tenaga profesional dalam formasi dosen atau peneliti pendidikan. Sebab, dia merupakan lulusan S2 Manajemen Pendidikan Universitas Kristen Indonesia (UKI).

"Optimistis, yakin dan diiringi doa. Kendala sih mungkin akan didominasi oleh faktor keberuntungan juga. Tapi optimistis aja dulu,” ungkap Yulia kepada JawaPos.com.

Sejak mendekati jadwal rekrutmen, perempuan yang pernah mengajar di salah satu SD swasta di kawasan Jakarta Timur itu berlatih soal-soal dari hardcopy dan software. Dia juga terus memantau informasi dari media sosial milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Web BKN bisa diakses tapi ya cuma info-info umum saja. Kalau soal tes CPNS lebih sering update lewat instagram resminya, terus nyalain notifikasinya. Getol pantengin web/info dari sosmednya BKN. Deg-degan pasti ada," tuturnya.

Seperti yang diketahui, prioritas seleksi CPNS 2018 meliputi tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di bidang infrastruktur sesuai dengan Program Nawacita. Jabatan inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, guru madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi.

Adapun peruntukan instansi pemerintah daerah terdiri dari guru kelas dan mata pelajaran sebanyak 88.000 formasi, guru agama sebanyak 8.000 formasi, tenaga kesehatan sebanyak 60.315 formasi (dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, dan tenaga medis/paramedis), serta tenaga teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up