JawaPos Radar

Terungkap, Jonggol Sempat Paling Rasional Jadi Ibu Kota Indonesia

10/07/2017, 09:19 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Terungkap, Jonggol Sempat Paling Rasional Jadi Ibu Kota Indonesia
Ilustrasi (Agus Wahyudi/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Wacana pemindahan Ibu Kota timbul tenggelam seiring bergantinya sebuah rezim. Sejumlah kota disebut sebagai tempat startegis menggantikan Jakarta. Salah satunya Kecamatan Jonggol, Bogor, yang sempat dianggap sebagai pilihan paling rasional.
 
Dirangkum Radar Bogor (Jawa Pos Group), berikut enam kota yang pernah dimunculkan sebagai pengganti Ibu Kota Jakarta:

1. Palangka Raya. Presiden pertama RI Ir Soekarno pernah menyampaikan gagasan tentang pemindahan Ibu Kota Republik Indonesia ke Palangka Raya sekitar tahun 1950-an.

Kota ini dibangun pada tahun 1957 UU Darurat No 10/1957 tentang Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Tengah dari hutan belantara yang dibuka melalui Desa Pahandut di tepi Sungai Kahayan. Palangka Raya memiliki luas 2.678,51 Km persegi dan jauh lebih luas dari Jakarta, yang luasnya hanya 661,52 Km persegi.

Secara geografis, posisi kota ini tepat berada di tengah Indonesia. Selain itu, Palangka Raya juga tidak berada pada daerah tektonik, sehingga kondisi ini relatif aman dari bencana alam gempa bumi, banjir dan tanah longsor.

2. Jonggol. Pada era Presiden Soeharto, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor pernah diwacanakan sebagai lokasi alternatif Ibu Kota. Ratusan hektar lahan di kawasan ini pernah dibebaskan oleh sejumlah pengembang. Salah satunya PT Bukit Jonggol Asri (BJA) yang saham mayoritasnya milik Bambang Trihatmodjo, putra mantan Presiden Soeharto.

Jonggol pernah dianggap sebagai pilihan paling rasional. Jika dilihat dari lokasinya, Jonggol cukup strategis untuk menggantikan Jakarta sebagai pusat pemerintahan. Jaraknya yang hanya 60 kilometer dari Jakarta membuat Jonggol mudah dijangkau.

Jonggol memiliki lahan kosong yang relatif luas hingga 30.000 hektare. Sementara Istana Bogor dinilai lebih representatif dari Istana Negara dari sisi keamanan, kenyamanan dan bebas dari banjir.

3. Purwokerto. Di era Presiden SBY, rencana pemindahan Ibu Kota juga pernah dikaji. SBY bahkan telah menimbang-nimbang kota mana yang pada akhirnya nanti cocok dijadikan Ibu Kota Negara. Salah satu yang pernah mengemuka adalah Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

4. Lampung. Provinsi Lampung juga pernah disebut-sebut akan dijadikan Ibu kota pengganti Jakarta. Lampung bahkan disebut memiliki potensi untuk menjadi calon Ibu Kota khusus untuk pusat pemerintahan Indonesia, Jakarta.

5. Karawang. Rencana pemindahan Ibu Kota juga menghampiri Kota Karawang. Kota yang terkenal dengan berasnya ini masuk nominasi calon pengganti Jakarta.

6. Palembang. Sejumlah sejarawan, pekerja budaya, dan aktivis di Palembang pernah melemparkan isu pemindahan Ibu Kota Indonesia ke Palembang. (rb/yuz/JPG)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up