alexametrics

Program Bulan Ramadan Baznas, Gelar Pengajian di Lingkungan Prostitusi sampai Komunitas Punk

10 Mei 2019, 13:48:40 WIB

JawaPos.com – Untuk mengisi Ramadan 2019 ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggulirkan sejumlah program unggulan. Tidak semata program penggalangan zakat, infak, dan sodaqah saja. Tetapi juga sejumlah program sosial lainnya.

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Irfan Sauqi Beik menuturkan, secara umum ada sembilan program pendistribusian dan sembilan program pemberdayaan. Program tersebut bakal menyasar 46.961 mustahik atau orang yang berhak menerima zakat.

Kepala Divisi Pendistribusian Baznas Ahmad Fikri mencontohkan, salah satu programnya adalah menggandeng komunitas punk. Selain itu juga ada kegiatan sosial di lingkungan prostitusi. Kemudian ada program mencegah pengusaha milenial, pemberdayaan peternak kambing, serta membersihkan masjid.

Menurut Fikri, komunitas terpinggirkan seperti punk atau prostitusi harus digandeng. “Kita ajak mereka (komunitas punk, Red) untuk berbagi. Mengasah jiwa sosial mereka,” katanya di kantor BAZNAS Jumat (10/5). Fikri menegaskan, anak-anak komunitas punk itu juga manusia. Kelompok seperti ini tidak boleh ditinggalkan dalam kegiatan dakwah dan sosial di bulan Ramadan.

Lebih lanjut Irfan menjelaskan, tahun ini Baznas memasang target pengumpulan zakat, infaq, dan shadaqah selama bulan Ramadan sebesar Rp 85 miliar. Target ini lebih besar dari capaian Ramadan tahun lalu yang sekitar Rp 65 miliar. Untuk mengejar target tersebut, Baznas berupaya mempermudah masyarakat untuk menyalurkan zakatnya. “Sampai hari keempat bulan puasa ini, baru terkumpul 11 persen dari target,” jelasnya.

Menurut Irfan, biasanya pengumpulan zakat meningkat pada paruh kedua bulan puasa. Beragam channel pembayaran digital telah disiapkan untuk memudahkan pembayaran zakat. Selain itu juga disiapkan gerai Baznas di pusat keramaian. “Seperti di mal atau gedung perkantoran,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Hilmi Setiawan