JawaPos Radar

Kemenag Sebar 1 Juta Kartu Nikah, Bagaimana Cara Mendapatkannya?

09/11/2018, 18:59 WIB | Editor: Imam Solehudin
buku nikah
Ilustrasi buku nikah. Pemerintah segera mulai mengganti bukti nikah, dari sebelumnya berbentuk buku menjadi kartu. (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Direktorat Jenderal Bina Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) akan memperluas sebaran kartu pengganti buku nikah. Hingga akhir 2018, ditargetkan sebanyak 1 juta kartu nikah sudah dimiliki para pasangan suami istri.

Direktur Kantor Urusan Agama (KUA) dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag Moehsen mengatakan, target tersebut diyakini bisa tercapai, mengingat jumlah calon pengantin di Indonesia mencapai 2 juta orang setiap tahunnya.

“Kita prioritaskan 2018 dulu untuk 1 juta kartu nikah. Kita kan punya calon pengantin 2 juta setiap tahun. Kita prioritaskan 1 juta ini,” terangnya saat ditemui di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (9/11).

Setiap pasangan, nantinya akan mendapat kartu nikah sendiri. Informasi dalam kartu tersebut terintegrasi dengan sistem informasi manajemen nikah (Simkah) berbasis web.

“Masing-masing (suami dan istri) punya, nanti semua kontennya ada di dalam, kalau kemudian dimintakan data-data langsung dilihat, seperti e-money itu,” jelas Moehsen.

Untuk sementara, para pengantin akan tetap mendapat buku nikah saat melakukan pernikahan.
“Dan perlu dicatat, (kartu nikah) ini tidak bayar, kalau untuk pengadaan kartu nikahnya kami yang mengadakan. Nggak ada (biaya lagi) itu sudah final biaya nikah Rp 600 ribu bagi di luar kantor, di kantor nol rupiah,” paparnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menuturkan bahwa dengan adanya kartu nikah, pasangan suami istri tidak perlu repot-repot membawa buku ketika berpergian. Terutama untuk menginap di suatu tempat yang mengharuskan membawa tanda bukti nikah.

Kartu akan dibuat sebesar kartu ATM ataupun kartu tanda penduduk (KTP).

“Kita kedepan ingin tanda bukti seseorang telah nikah tidak lagi menunjukkan buku nikah yang besar, yang susah ditaruh saku dan dibawa bepergian. Kita akan ubah jadi kartu nikah seperti kartu ATM, KTP, dan umumnya yang bisa dibawa dalam saku,” kata dia saat meluncurkan aplikasi Simkah, Kamis (8/11).

Peluncuran kartu nikah sejatinya sudah berjalan seiring dengan aplikasi Simkah yang kini sudah bisa diunduh melalui www.simkah.kemenag.go.id.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up