JawaPos Radar

Tiga Jam Jalan Kaki Pikul Kotak Suara, 2 Polisi ini Dipanggil Kapolri

09/07/2018, 23:45 WIB | Editor: Estu Suryowati
Tiga Jam Jalan Kaki Pikul Kotak Suara, 2 Polisi ini Dipanggil Kapolri
Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat acara pelantikan, beberapa waktu lalu. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Dua anggota Polsek Ambalau Kabupaten Sintang berjalan kaki tiga jam sembari memikul kotak suara. Aksi keduanya viral dan sampai juga ke telinga Kapolri Jenderal PolTito Karnavian.

Akhirnya, Tito pun memanggil dan memberi penghargaan dua anak buahnya yang sangat gigih mengawal proses demokrasi itu. Mereka tak lain adalah Brigadir Palentinus dan Brigadir Marten Sumantri.

Penyerahan penghargaan rencananya akan dilakukan pada Rabu (11/7) di Istora Senayan Jakarta. Sabtu (7/7) lalu, keduanya menuju Jakarta dari Bandara Tebelian Sintang.

Tiga Jam Jalan Kaki Pikul Kotak Suara, 2 Polisi ini Dipanggil Kapolri
DAPAT PENGHARGAAN. Brigadir Palentinus dan Brigadir Marten Sumantri ketika berjalan kaki tiga jam sambil memikul kotak suara di Kecamatan Ambalau, Sintang, belum lama ini. (Warganet for Rakyat Kalbar/Jawa Pos Group)

"Saya bersama rekan saya Berigadir Marten sama sekali tidak menyangka akan mendapat apresiasi yang begitu tinggi dari Bapak Kapolri yang telah mengundang kami untuk menerima penghargaan," tutur Palentinus, dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Minggu (8/7).

Palentinus pun mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Sintang AKBP Sudarmin, Kapolsek Ambalau Iptu Oscar Hardyan, jajaran Humas Polres Sintang dan Humas Polsek Ambalau. Tidak lupa pula, dia mengucapkan terima kasih kepada semua rekan-rekan anggota Polsek Ambalau.

"Tanpa mereka, kami mungkin tidak akan bisa menerima penghargaan ini," lugas Palentinus.

Sebagaimana diketahui sebelumnya Palentinus dan Marten merupakan anggota pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) terjauh di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang. Keduanya bertugas menjaga TPS 01 Desa Kepala Jungai dan TPS 02 Desa Jengkarang yang terletak di penghujung Sungai Melawi.

Keduanya memikul kotak yang berisikan surat suara selama tiga jam berjalan kaki tanpa mengenakan alas kaki. Rute yang dilewati hutan dan perbukitan. Akses sungai tidak memungkinkan untuk lalui lantaran besarnya riam.

Perjalanan dari Ambalau ditempuh selama delapan jam mengunakan longboat. Tetapi hanya sampai di daerah Buntut Tambuk. Kemudian ke Kepala Jungai dan Jengkarang hanya bisa diakses dengan jalan kaki selama tiga jam.

Sementara itu, Kapolsek Ambalau Iptu Oscar Hardyan, mengungkapkan rasa bangga kepada kedua anggotanya ini. Dia berharap, dedikasi tinggi kedua anggotanya itu menjadi motivasi dalam menjalankan tugas bagi anggota Polsek Ambalau ke depannya.

"Semoga Palentinus dan Marten diberikan yang terbaik. Sehingga bisa menjadi motivasi dan semangat mereka kedepannya dalam menjalankan tugas yang lebih baik lagi sebagai anggota Polri," harapnya.

Oscar mengaku terharu, sebab baru kali ini ada anggota Polsek Ambalau yang mendapatkan apresiasi begitu luar biasa dari pimpinan. Terlebih penghargaan tersebut langsung dari Kapolri.

"Di dalam perjalanan mereka ke Jakarta semoga diberikan keselamatan, hingga kembali ke Sintang nantinya," pungkasnya.

(jpg/est/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up