Korban Gempa di Lombok Banyak Belum Mendapat Bantuan

ACT Bangun Dapur Umum

08/08/2018, 00:11 WIB | Editor: Ilham Safutra
Anggota TNI menurunkan bantuan logistik yang dibawa ACT dari pesawat Hercules (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim gabungan penanggulangan bencana terus berupaya mengevakuasi rerutuhan bangunan akibat gempa di Lombok. Hingga malam ini masih banyak korban gempa berkekuatan 7 SR belum mendapatkan bantuan logistik.

Sementara bantuan untuk korban terus berdatangan. Baik dari pemerintah maupun dari lembaga non-pemerintah, termasuk dari Aksi Cepat Tanggap (ACT). Untuk menyikapi tingginya kebutuhan logistik untuk korban gempa Minggu (5/8) malam itu, ACT membangun tiga posko dapur umum. Di dalam dapur umum itu akan didistribusikan kebutuhan pangan dan air.

ACT mengupayakan posko-posko tersebut akan menjangkau seluruh wilayah teritorial bencana, terutama di Pamenang-Tanjung, Gangga, dan Kayangan yang memiliki dampak kerusakan parah.

Anggota TNI menurunkan bantuan logistik yang dibawa ACT dari pesawat Hercules (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

Vice President ACT Insan Nurrochman menyebut, pihaknya membawa bantuan untuk korban gempa di Lombok. Isinya berupa 1.500 paket pangan dan 3 ribu paket pangan lainnya.

"Bantuan itu dikirim dari Jakarta yang merupakan kerja sama dengan Mabes TNI menggunakan pesawat Hercules," kata Vice President ACT Insan Nurrochman, Selasa (7/8).

Untuk dapur umum, kata Insan, akan diperkuat dengan Food Truck ACT. Rencanya Food Truck yang mampu menyediakan seribu paket makanan per hari itu akan tiba beberapa hari ke depan di Lombok.

Melihat masih adanya korban yang belum tersentuh bantuan, ACT terus menyisir lokasi-lokasi yang belum terjangkau bantuan. "Selain itu tim medis juga akan membantu ke RSUD Lombok Utara yang kekurangan tim medis," lanjutnya.

Berdasar informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofifika (BMKG), pusat gempa terjadi di 27 km timur laut Lombok Utara. Pusat gempa berada di darat dan ada pada kedalaman 10 km.

(iml/JPC)

Alur Cerita Berita

Mewujudkan Mitigasi lewat Tata Ruang 08/08/2018, 00:11 WIB
Gempa, Konstruksi, dan Edukasi 08/08/2018, 00:11 WIB
Unhas Kirim Tim Medis ke Lombok 08/08/2018, 00:11 WIB

Berita Terkait

Rekomendasi