JawaPos Radar

Mabes Polri: Jangan Fokuskan Jadwal Mudik di Tanggal 8-9 Juni

08/06/2018, 06:10 WIB | Editor: Mochamad Nur
Mabes Polri:  Jangan Fokuskan Jadwal Mudik di Tanggal 8-9 Juni
Kediv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Musim mudik menyusul libur panjang menyambut Hari Raya Lebaran 2018 tiba. Pemerintah telah menetapkan cuti bersama menyambut Lebaran mulai 11 hingga 20 Juni 2018. Mabes Polri mengingatkan masyarakat yang ingin merayakan Lebaran tahun ini, tidak terpaku harus mudik hari ini dan besok, yakni 8 dan 9 Juni 2018.

Kepala Devisi Humas Mabes Polri, Setyo Wasisto mengatakan bahwa dalam menyambut momen mudik lebaran, pihaknya akan fokus untuk memaksimalkan pengamanan kelancaran arus lalu lintas dan tindak kriminalitas.

Setyo meminta masyarakat untuk tidak memfokuskan jadwal mudiknya pada tanggal 8 - 9 Juni 2018 mendatang. Panjangnya masa liburan tahun ini memungkinkan untuk menjadwal ulang perjalanan mudiknya agar menghindari kepadatan arus mudik.

"Satu hal yang menurut saya adalah nilai tambah saat ini adalah libur cukup panjang. Kalau mau Jumat juga boleh atau habis sahur Sabtu, Minggu dan lainnya bisa dilakukan," ujarnya dalam siaran persnya, Jumat (8/6).

Sementara dari aspek suplai BBM, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito, mengatakan pihaknya siap mendukung kelancaran mudik dengan menyediakan dan menjamin pasokan BBM aman khususnya di jalur mudik.

Menurutnya, pihaknya sudah menstok BBM dan gas sejak 3 bulan yang lalu. Secara stok dipastikan BBM dan gas aman. Hanya saja saat arus mudik yang menjadi penentu terpenuhinya BBM dan gas adalah faktor distribusi. Hal itulah yang terjadi pada masa mudik lebaran tahun 2017 lalu sehingga terjadi kasus di tol Brexit (Brebes Exit).

"Sukses story akan kita ulang kembali, peran besar kesuksesan mudik tahub 2017 kemarin adalah dari Kepolisian, tahun lalu luar biasa. Kemacetan yang terjadi di 2016 lalu akibatkan suplai BBM ke tol tidak bisa masuk karena tidak dikawal oleh Kepolisian, tahun ini akan dikawal," kata Adiatma.

Terkait dengan stok BBM dan LPG, Adiatma mengatakan untuk ketahanan stok rata-rata LPG sekitar 17 hari, kerosine 62 hari, premium 27 hari, pertalite 21 hari, pertamax 20 hari, pertamax turbo 38 hari. Selain itu solar 24 hari, dexlite 27 hari, Dex 47 hari dan avtur 28 hari.

Terkait dengan perkiraan pertumbuhan konsumsi BBM pada masa mudik lebaran tahun ini sekitar 15 persen. Sementara perkiraan jumlah pemudik akan meningkat sekitar 11 -1 13 persen dibandingkan tahun 2017.

Untuk menjamin pasokan BBM lancar terutama di jalur macet, Pertamina mensiagakan motor BBM yang menyediakan BBM dalam kemasan. Tahun ini jumlah armada motor BBM menjadi 200 unit dari sebelumnya (tahun 2017) sebanyak 83 unit. Selain itu juga mobil dispenser juga ditambah menjadi 20 unit dari sebelumnya 9 unit.

"Mobil dispenser ini adalah mobil yang menyediakan BBM nanti akan kita tempatkan di rest area yang tidak ada SPBU. Sistem pembayaran juga akan mudah yang dilengkapi dengan cashless, pembelian juga dibatasin," pungkasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up