JawaPos Radar

Vaksinasi MR Lanjut, Menkes Persilakan Masyarakat Tunggu Fatwa MUI

07/08/2018, 08:03 WIB | Editor: Ilham Safutra
Vaksinasi MR Lanjut, Menkes Persilakan Masyarakat Tunggu Fatwa MUI
TAKUT DISUNTIK: Sekolah Dasar Negeri 205/IV Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi memberikan vaksin MR untuk siswanya. (M Ridwan/Jambi Ekspres/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap melaksanakan kampanye pemberian vaksin measles-rubella (MR), walaupun vaksin campak Jerman itu masih menuai polemik. Kali ini kampanye imunisasi MR fase 2 ditujukan untuk anak-anak di luar Jawa dan Bali. Meski demikian, masyarakat yang ingin menunggu terbitnya fatwa MUI tetap dipersilakan.

"Imunisasi MR bagi masyarakat yang tidak memiliki keterikatan aspek syar'i dilakukan secara profesional sesuai dengan ketentuan teknis," kata Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Senin (6/8).

Dia menjelaskan, masyarakat yang mempertimbangkan aspek kehalalan atau kebolehan vaksin secara syar'i dapat menunggu sampai MUI mengeluarkan fatwa tentang pelaksanaan imunisasi MR.

Vaksinasi MR Lanjut, Menkes Persilakan Masyarakat Tunggu Fatwa MUI
Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek (Darmono/Radar Malang/Jawa Pos Group)

Untuk memberikan informasi mengenai ketentuan itu, Nila menerbitkan surat edaran tentang Pelaksanaan Kampanye Imunisasi MR Nomor HK.02.01/MENKES/444/2018 pada 6 Agustus 2018 yang ditujukan kepada para gubernur dan bupati.

Menurut dia, kampanye imunisasi MR bertujuan untuk mengendalikan penyakit campak dan rubela. Penyakit tersebut bisa mengakibatkan congenital rubella syndrome (CRS).

"Pemberian imunisasi MR bermanfaat untuk memberikan kekebalan dari ancaman penularan penyakit campak dan rubela yang dapat menyebabkan kecacatan dan kematian," tutur Nila.

Imunisasi MR akan dijadikan program imunisasi rutin nasional yang diawali dengan pelaksanaan kampanye. Sasarannya balita, anak-anak, dan remaja awal, mulai usia 9 bulan hingga 15 tahun. Usia tersebut dipilih lantaran memiliki kerentanan terhadap penyakit campak dan rubela.

(lyn/c6/agm)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up