alexametrics

Perempuan jadi Korban Prostitusi, Menteri Yohana: Harus Kaji

7 Januari 2019, 21:00:24 WIB

JawaPos.com – Selama setiap perempuan yang terciduk dalam penangkapan kasus prostitusi kerap dibebaskan. Alasanya, mereka itu diposisikan sebagai korban.

Pendapat itu tidak selamanya dapat diterima oleh Menteri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Yohana Yembise. Menurutnya, harus dikaji dulu seperti apa posisi perempuan sebagai korban dalam kasus prostitusi. Begitu juga sebaliknya kalau sebagai pelaku.

Selama ini perempuan dalam kasus prostitusi kerap diposisikan sebagai korban karena mereka terjebak. Baik terjebak dalam kondisi ekonomi maupun dijebak oleh mucikari. Untuk alasan ekonomi, mereka berupaya memenuhi kebutuhan hidup yang besar, tapi tidak memiliki skill dalam mencari sumber penghasilan. Tidak jarang oknum perempuan dari kelompok ini yang mencari jalan pintas untuk memenuhi ekonominya dengan menjadi pekerja seks komersial (PSK).

“Jadi harus dikaji betul-betul siapa yang salah dalam hal ini,” kata Yohana di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/1).

Agar kaum hawa ini tidak terjebak dalam lingkaran prostitusi, Yohana meminta para perempuan harus menjaga harkat martabatnya. Upaya itu juga bagian dari tugasnya sebagai menteri PPPA. “Itu adalah tugas saya untuk melindungi perempuan,” tandasnya.

Sementara itu, imbuhnya, bagi pelaku prostitusi yang sudah melakukan kesalahan dengan mengeksploitasi dan melakukan kejahatan seksual terhadap perempuan harus berhadapan dengan hukum. Semua itu telah diatur dalam KUHP maupun Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Sebagaimana diketahui, pekan lalu seorang aktris FTV, Vanessa Angel, terciduk dalam operasi pemberantasan prostitusi online yang digelar aparat Polda Jawa Timur. Selain dia juga terdapat model Avriella Shaqilla.

Setelah menjalani pemeriksaan, keduanya dibebaskan. Pasalnya mereka dikategorikan sbeagai korban. Sementara pelakunya adalah mucikari dan pengguna jasa mereka. Untuk mucikari terdapat dua orang dan pengguna jasanya berinisial R ditetapkan sebagai tersangka.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Folly Akbar

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Perempuan jadi Korban Prostitusi, Menteri Yohana: Harus Kaji