Garuda Indonesia siapkan tiga penerbangan ekstra Lombok -Denpasar

06/08/2018, 16:36 WIB | Editor: Mochamad Nur
Ilustrasi pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - PT Garuda Indonesia (Persero) memastikan seluruh penerbangannya dari dan menuju Lombok berlangsung normal. Seluruh penerbangan Garuda Indonesia dalam kondisi lancar menyusul seluruh infrasruktur penunjang pada layanan kebandaraan di Lombok tetap beroperasi meski terjadi gempa bumi di Lombok pada Minggu (5/8).

Lebih lanjut, penerbangan Garuda Indonesia untuk sektor penerbangan Denpasar juga tetap berlangsung.

Dalam rangka mengantisipasi pergerakan penumpang pasca gempa tersebut, perseroan hari ini, Senin (6/8) mengoperasikan tiga extra flight pada rute Lombok - Denpasar pp dengan jadwal sebagai berikut :

• GA4397 ETD LOP 18.55 LT
• GA4377 ETD LOP 16.40 LT
• GA7053 ETD LOP 14.40 LT

Melalui antisipasi penyediaan penerbangan tambahan tersebut diharapkan juga akan semakin mempermudah proses evakuasi para wisatawan melalui Bali.

Sejalan dengan peningkatan pengiriman barang bantuan kargo menuju Lombok, Garuda Indonesia juga menyediakan potongan harga sebesar 50 persen untuk pengiriman barang bantuan bencana alam di Lombok tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai potongan harga tersebut dapat menghubungi call center Garuda Indonesia Cargo di 021-2351-9090 atau di 0804 1 909090.

"Pada kesempatan ini, Garuda Indonesia juga turut menyampaikan belasungkawa dan rasa keprihatinan yang mendalam atas bencana gempa bumi yang menelan korban jiwa di Lombok". Kata VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono dalam keterangan tertulis, Senin (6/8).

Terkait situasi yang terjadi saat ini, Garuda Indonesia terus melakukan koordinasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan layanan kebandar-udaraan untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan dari dan menuju Lombok maupun Denpasar, Bali.

"Garuda Indonesia juga akan terus memonitor situasi dan perkembangan berkaitan dengan peristiwa gempa bumi tersebut, sekiranya terdapat kendala operasional yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan," tuturnya.

(hap/JPC)

Alur Cerita Berita

Mewujudkan Mitigasi lewat Tata Ruang 06/08/2018, 16:36 WIB
Gempa, Konstruksi, dan Edukasi 06/08/2018, 16:36 WIB
Unhas Kirim Tim Medis ke Lombok 06/08/2018, 16:36 WIB

Berita Terkait

Rekomendasi