Bantu Korban Gempa Lombok,Muhammadiyah Kerahkan Dokter di 3 RS

06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Tim Medis dari Ormas Muhammadiyah melakukan bantuan penanganan korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. (Ist/Jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama LazisMu menurunkan tim medis untuk membantu pelayanan warga terdampak gempa di Lombok. Dalam catatan yang dilaporkan oleh tim Tanggap Darurat MDMC, korban meninggal dan luka-luka ditemukan di Desa Slengen, Kecamatan Kayangan, Lombok Timur.

"Beberapa menit setelah gempa terjadi, tim medis yang dikomandoi oleh dr. Aliansyah dari RS PKU Muhammadiyah Bima bersama tim Tanggap Darurat MDMC PP Muhammadiyah memberikan pelayanan bagi korban gempa, mengevakuasi warga, dan melakukan asesmen," kata Koordinator MDMC Indonesia Arif Jamali Muis dalam keterangannya, Senin (6/8).

Sejak gempa Lombok pada 29 Juli 2018, Muhammadiyah telah menurunkan tim medis gabungan dari RS Muhammadiyah Lamongan dan RS PKU Muhammadiyah Bima.

Untuk mengatasi kekurangan tim medis tersebut, Muhammadiyah kembali mengirimkan tim medis bencana. Mereka berasal dari RS PKU Muhammadiyah Jogja, RSU PKU Muhammadiyah Bantul, RS Roemani Semarang, dan Tim Medis dari PWM Jawa Timur.

"Sementara ini, pos koordinasi Muhammadiyah di Sembalun, Lombok Timur diperluas jangkauannya hingga ke Kabupaten Lombok Utara dan Kota Mataram," ujar Arif.

Untuk diketahui, BNPB sejauh ini mencatat sebanyak 91 orang meninggal dunia, 209 orang luka-luka, ribuan masyarakat mengungsi dan ribuan rumah rusak akibat guncangan gempa berkekuatan 7,0 Siapa Richter (SR).

Dari 91 orang meninggal dunia terdapat di Kabupaten Lombok Utara 72 orang, Kota Mataram 4 orang, Lombok Timur 2 orang, Lombok Tengah 2 orang, Lombok

Barat 9 orang dan Bali 2 orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Semua korban meninggal dunia adalah warga negara Indonesia. Belum adanya laporan wisatawan yang menjadi korban akibat gempa.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : (rdw/JPC)

Alur Cerita Berita

Lombok Setelah Gempa dan Kontroversinya 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Sulit Pastikan Gempa Pembuka atau Bukan 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Sudah 101 Kali Gempa Susulan Guncang Lombok 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Kopi, Reggae dan Secercah Asa untuk Lombok 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
PMI Solo Perpanjang Penempatan Relawan di Lombok 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Mewujudkan Mitigasi lewat Tata Ruang 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Kemenkes Kerahkan Puluhan Dokter Spesialis 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Gempa, Konstruksi, dan Edukasi 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
UNS Kirim SAR dan Tim Medis Ke Lombok 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Patah Tulang, 300 Korban Gempa Lombok Dioperasi 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
ITS Bantu Renovasi Rumah Korban Gempa Lombok 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Unhas Kirim Tim Medis ke Lombok 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Korban Gempa Lombok Masih Tertimbun di Masjid 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Pemprov Sulsel Kirim Bantuan ke Lombok 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB
Diguncang Gempa, Lombok Utara Berpotensi Tsunami 06 Agustus 2018, 14:24:40 WIB

Berita Terkait

Rekomendasi