JawaPos Radar

Dua Kali Terlibat Narkoba, PNS Langsung Dipecat

06/08/2016, 01:42 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Dua Kali Terlibat Narkoba, PNS Langsung Dipecat
Ilustrasi (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pegawai Negeri Sipil (PNS) terancam dipecat jika terbukti terlibat kasus narkoba. Selama ini bagi PNS yang terjerat kasus narkoba memang masih tetap dipekerjakan apabila hanya sebagai pengguna dan mendapat hukuman di bawah dua tahun. Sedangkan bagi yang terbukti sebagai pengedar akan diberhentikan sebagai PNS.

Nah, kali ini ada aturan tambahan bagi PNS yang kedapatan terlibat narkoba. Aparatur sipil ini akan langsung dipecat jika tersangkut kasus narkoba lebih dari satu kali. Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dapat melakukan diskresi khusus untuk memberhentikan PNS nakal tersebut.

“Kalau sudah dua kali melanggar disiplin, dia dapat dipecat,” tegas Asisten Deputi (Asdep) Pembinaan Integritas dan Penegakan Disiplin SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Bambang Dayanto Sumarsono di Jakarta, Jumat (5/8).

Hal itu dikatakannya untuk menanggapi pemberitaan terkait PNS di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bandung Barat berinisial TN. Dia ditangkap polisi akibat keterlibatannya dalam kasus narkoba.

Bambang menjelaskan, dalam Undang-Undang (UU) memang tidak disebutkan berapa kali sang PNS mengkonsumsi narkoba. Tetapi, bagi yang sudah dua kali melanggar disiplin, PPK dapat melakuan diskresi, memberhentikan PNS tersebut.

Lebih lanjut Bambang menuturkan, PNS yang terbukti sebagai pengedar, selain harus dikenakan sanksi pidana, dia juga dipecat sebagai PNS. 

Tetapi jika sebatas pemakai, maka akan direhabilitasi, dan bisa dipekerjakan kembali setelah masa tahanan selesai atau setelah proses hukumnya selesai dijalani.

Terkait PNS dari Kabupaten Bandung, Bambang berharap agar mendapat kepastian, apakah dia sebagai pengedar atau sebagai konsumen.

Sementara dalam PP 53/2010, lanjutya, tentang Disiplin PNS diatur kalau sudah ada putusan pegawai. Hukuman bisa diturunkan pangkatnya tetapi tidak dipecat. Itu masuk dalam hukuman sedang.

“Tetapi kalau sebagai pengedar tidak akan ampun, dia langsung dipecat,” tegasnya.

Selain kasus narkoba, Bambang mengakui, banyak PNS yang sering tersandung kasus disiplin. Antara lain, masalah pernikahan siri dan perselingkuhan.

“Sebenarnya boleh PNS punya lebih dari satu istri tetapi harus ikuti aturan,” ujarnya.

"Aturannya ada di dalam Peraturan Pemerintah No 45 Tahun 1990 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil,” pungkasnya. (uya/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up