JawaPos Radar

Halalbihalal DMI, JK Ingin Indonesia Punya Banyak Chairul Tanjung

06/07/2018, 23:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Halalbihalal DMI, JK Ingin Indonesia Punya Banyak Chairul Tanjung
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengabadikan momen bersama Sabyan Gambus di acara halalbihalal Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jumat (6/7). (Tim Wapres for Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) berpesan agar umat Muslim di tanah air lebih banyak bergerak di bidang ekonomi. Demikian dia sampaikan pesan tersebut saat menghadiri agenda halalbihalal Dewan Masjid Indonesia (DMI), pada Jumat (6/7) malam.

JK berharap, umat Muslim yang produktif bisa membuka lapangan pekerjaan bagi warga lainnya. Dengan perekonomian yang kuat, maka potensi membayar zakat pun menjadi lebih besar.

"Satu-satunya bidang yang perlu kita perbanyak adalah di bidang ekonomi," ujar JK saat memberikan sambutan.

Malam itu hadir Wakapolri Komjen Syafruddin, Menkominfo Rudiantara, dan pengusaha Chairul Tanjung. Acara tersebut juga dimeriahkan grup gambus Sabyan yang juga salah satu favorit JK dan, sang istri, Mufidah Jusuf Kalla. Mereka sempat berfoto bersama.

Lebih lanjut JK menuturkan bahwa memang sudah banyak umat yang memiliki usaha kecil. Tapi, tentu pengusaha menengah dan besar perlu lebih diperbanyak lagi.

"Nanti Saudara Chairul Tanjung tentu akan bicara, banyak kader, akan muncul Chairul baru di masa datang," ujar dia.

Sementara itu Chairul mengakui, salah satu kendala ekonomi di Indonesia saat ini ialah kurangnya kualitas sumber daya manusia (SDM). Pengusaha megaritel dan taipan media itu paham betul, hanya dua yang dibutuhkan di era kompetisi saat ini, yakni produktivitas dan efisiensi kerja.

"Untuk menang sekarang perlu inovasi, kreativitas, dan entrepreneurship," imbuhnya.

Dia juga mendorong pengembangan SDM umat itu dari masjid. Jumlah masjid dan surau di Indonesia diperkirakan sudah mencapai sekitar sejuta unit. Nah, menurut dia, dari masjid-masjid itu bisa muncul ide-ide untuk membuat startup (usaha rintisan).

"Startup muncul dari masjid dan surau. Itu yang akan bisa bangkitkan ekonomi umat," kata pria yang akrab disapa CT itu.

(jpk/jun/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up