JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kelangkaan BBM Mulai Teratasi

Oleh Sutopo Purwo Nugroho*

05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi
Seorang petugas TNI melakukan penjagaan setiap SBPU di Kota Palu untuk menghindari penjarahan, Kamis (4/10). Antrean panjang warga terlihat di salah satu SPBU sejak kemarin. (NURHADI/FAJAR/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Setelah akses ke Sulawesi Tengah, terutama Palu, kembali dibuka, bantuan kini terus berdatangan. Ada yang berbentuk bahan pangan, pakaian, tenda, selimut, hingga genset dan alat berat. Ada yang dikirim lewat pesawat Hercules milik TNI, ada juga yang melalui kapal laut.

Misalnya, KM Bukit Siguntang yang bersandar di Pelabuhan Pantoloan membawa 28,5 ton logistik.

Kelangkaan BBM Mulai Teratasi
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB (dok.JawaPos.com)

Ketika pesawat dan kapal keluar dari Palu, tentu tidak dalam keadaan kosong. Korban gempa yang ingin keluar dari Palu, ke Makassar misalnya, bisa diangkut. Rata-rata yang keluar dari Palu adalah warga pendatang. Setelah bantuan tiba di Palu, relawan mengelompokkannya. Semua dipusatkan di gudang bandara Palu dan gudang Pelabuhan Pantoloan. Selanjutnya, yang menjadi pekerjaan rumah adalah pembagian bantuan kepada korban. Relawan tentu memiliki data lokasi dan jumlah pengungsi.

Ada beberapa opsi untuk mengantarkan bantuan tersebut hingga titik-titik pengungsian. Opsi pertama adalah jalan darat. Setelah gempa dan tsunami, banyak akses terputus karena longsoran atau jalan yang rusak. Itu membuat jarak terasa semakin jauh.

Kini akses ke Palu-Donggala, Palu-Poso, dan Palu-Mamuju sudah terbuka. Itu menjadi kabar baik agar distribusi bantuan dan evakuasi korban bisa dilakukan.

Yang juga menggembirakan, kelangkaan BBM sedikit demi sedikit teratasi. Menurut data yang saya dapat, ada beberapa SPBU yang sudah aktif. Yakni, 6 SPBU di Kota Palu, 39 SPBU di Donggala-Sigi, serta 13 SPBU di Parigi Moutong dan Mamuju. Dukungan BBM itu ditambah dari empat tanker yang menuju Donggala.

Untuk tim yang melalui jalan darat, bantuan didistribusikan dengan truk dan bus DAMRI dengan dikawal petugas TNI-Polri. Pengamanan itu merupakan respons dari berita-berita tentang maraknya penjarahan. Kami ingin bantuan tersebut tepat sasaran, tidak berhenti karena ada penjarahan.

Namun, masih ada beberapa tempat yang tidak bisa dijangkau. Contohnya, di Sigi ada empat kecamatan yang masih terisolasi. Yakni, Lindu, Kolawi, Kolawi Selatan, dan Titikor. Untuk kasus seperti itu, distribusi menggunakan helikopter.

Masyarakat diperkenankan datang untuk mengambil bantuan. Namun, tim tidak akan sembarangan memberi. Harus ada keterangan jumlah dan lokasi serta dilampirkan bukti bahwa ada titik pengungsi yang belum terjangkau.

Tim tanggap bencana juga telah menyediakan tujuh dapur umum. Satu dapur umum bisa memasak 2.000 nasi bungkus untuk sekali kegiatan. Artinya, kalau tiga kali sehari, sudah ada 6.000 nasi bungkus. 

*) Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Editor           : Ilham Safutra
Reporter      : (Disarikan oleh Ferlynda Putri dari hasil paparan Sutopo Purwo Nugroho di FMB9/c11/oni)

Alur Cerita Berita

Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Solo 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
RSU UMM Kirim Empat Tenaga Medis ke Donggala 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
PMI Dirikan Klinik Lapangan di Donggala 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 2.037 Orang 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Usai Gempa Sulteng, Polri Aktifkan Layanan 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
UNS Siap Tampung Mahasiswa Korban Gempa Sulteng 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
73 Pengungsi Asal Palu Tiba di Malang 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Gempa Sulteng, Pemprov Jateng Kirim 100 Relawan 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Polres Malang Kota Galang Dana Setiap Apel Pagi 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Pemprov Sumsel Akan Sumbang Beras ke Sulteng 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Gempa Sulteng, Jateng Siap Kirimkan Tenaga Medis 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Alasan Korban Gempa Sulteng Menjarah Minimarket 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Bulog Kirim 5 Ton Daging ke Palu dan Donggala 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
800 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulteng 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
UAS Pimpin Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Tangani Gempa Sulteng, Diperlukan Triliunan Dana 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Jumlah Pengungsi di Kota Palu Capai 16.723 Orang 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Korban Gempa Palu: Tolong Doakan Kami! 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
BNPB: Mayoritas Gempa Terjadi Saat Akhir Pekan 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
BNPB: Jalur Darat Palu ke Poso Lumpuh 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Takut Gempa Susulan, Warga Palu Tidur di Jalanan 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
48 Korban Meninggal Dunia Gempa Sulteng 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Jokowi Terus Pantau Gempa dan Tsunami di Sulteng 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Gempa Susulan Masih Terjadi di Donggala 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
BMKG Cabut Status Potensi Tsunami Gempa Donggala 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Gempa Donggala, 1 Warga Meninggal Dunia 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Donggala, Warga Berhamburan 05 Oktober 2018, 12:00:59 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up