alexametrics

437 Gempa Susulan Terjadi di Palu dan Donggala, Ini Penjelasan BNPB

5 Oktober 2018, 19:14:50 WIB

JawaPos.com – Seminggu setelah gempa yang disertai tsunami di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng), Palu dan Donggala ternyata masih terus diguncang oleh ratusan kali lindu susulan.

Berdasarkan data terakhir yang dimiliki Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga hari ini, Jumat (5/10) pukul 06.00 WIB, tercatat 437 gempa susulan terjadi dengan magnitudo yang bervariasi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, intensitas gempa susulan tersebut beberapa hari ini semakin menurun. Sehingga, tidak seluruhnya dirasakan oleh masyarakat dan para pengungsi 

“Gempa susulan masih terus berlangsung. Namun kalau kita lihat intensitasnya dia semakin menurun,” ujar Sutopo saat menggelar konferensi pers di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (5/10). 

Sutopo juga memperkirakan, gempa susulan bisa mencapai 1.000 kali. Hal tersebut merupakan proses normal yang mengikuti terjadinya sebuah gempa besar. 

“Itu terjadi karena sedang mencari keseimbangan sistem lempeng sesar yang ada. Sifatnya normal. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, meskipun ada goncangan,” imbau dia.

Diketahui, hingga Jumat (5/10) pukul 16.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami Sulawesi Tengah mencapai 1.571 orang. Diperkirakan masih ada 152 korban yang tertimbun dan 113 korban hilang. Pengungsi kini mencapai 70.821 orang yang tersebar di 141 titik.

Sementara itu, sebanyak 2.549 orang mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Serta 1.551 jenazah sudah dimakamkan massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Poboya, Pantoloan, dan beberapa pemakaman keluarga setempat.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : (yes/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
437 Gempa Susulan Terjadi di Palu dan Donggala, Ini Penjelasan BNPB