JawaPos Radar

Dalam Kurun 5 Jam, Gunung Agung Dua Kali Erupsi

03/07/2018, 11:46 WIB | Editor: Imam Solehudin
Gunung Agung
Gunung Agung kembail menyemburkan abu vulkanik, Selasa (3/7). (BMKG)
Share this

JawaPos.com - Gunung Agung kembali erupsi. Pagi ini, Selasa (3/7), gunung yang berada di Bali itu kembali menyemburkan abu vulkanik. Tak tanggung-tanggung, letupan terjadi hingga dua kali.

Kepala Bagian (Kabag) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko mengatakan, letupan pertama terjadi sekitar pukul 04.13 waktu setempat.

"Amplitudo maksimum yang terekam dalam seismolog yaitu 21 milimeter dengan durasi terlama 7 menit," kata Hary kepada JawaPos.com.

Hanya berselang sekitar 5 jam, erupsi kedua kembali terjadi. Namun durasinya menurun dibandingkan letupan pertama. Kedua erupsi ini sama-sama memiliki kolom abu setinggi 2.000 meter.

"Erupsi kedua pukul 09.28 WITA amplitudo maksimum 24 milimeter dengan durasi 3 menit 38 detik. Tinggi kolom abu keduanya 2.000 meter di atas puncak gunung," tambah Hary.

Lebih lanjut Hary mengatakan, zona perkiraan bahaya masih belum mengalami perubahan. BMKG masih memberitakan batas aman 4 kilometer dari puncak gunung.

"Zona perkiraan bahaya masih dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung," terangnya.

Sampai malam tadi, BMKG juga belum menaikan status Gunung Agung. Artinya masih berada pada level III. "Belum ada peningkatan dari erupsi sejak semalam," tukas Hary.

Meski demikian BMKG tetap mengimbau bagi wisatawan maupun pendaki untuk tidak melakukan aktivitas di radius yang telah ditetapkan. Selain itu bagi warga yang tinggal di sekitar sungai yang berhulu di Gunung Agung diminta tetap waspada.

"Musim penghujan seperti sekarang rawan terjadi bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan," pungkasnya.

(ce1/sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up