Novum Baru Kasus Munir? Kapolri Koordinasi ke Kabareskrim

31/08/2018, 11:26 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Kapolri Jendral Tito Karnavian. (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengambil sikap pasca bebasnya Pollycarpus Budihari Prijanto. Pihaknya bakal meneliti kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib itu.

"Nanti saya akan minta kepada Pak Kabareskrim yang baru (Arief Sulistyanto) untuk melakukan penelitian kasus itu," ujarnya saat ditemui di RS Polri, Jakarta, Jumat (31/8).

Tito mengaku akan meminta masukan dari Arief terkait ada tidaknya potensi untuk membuka kembali kasus yang dianggap sudah selesai pasca bebasnya Pollycarpus. "Apakah kasus itu masih bisa untuk dikembangkan atau memang sudah seperti itu. Nanti saya akan mendapatkan masukan dari Pak Kabareskrim," pungkasnya.

Sebelumnya, Pollycarpus dinyatakan bebas murni pada Rabu (29/8). Mantan pilot Garuda itu telah menjalani masa tahanan selama 8 tahun atas vonis hakim selama 14 tahun penjara.

Sementara itu, sejumlah pegiat HAM mendesak Presiden Joko Widodo menepati janjinya. Sebab hingga kini, dalang dari pembunuhan munir belum juga diungkap.

Dokumen tim pencari fakta (TPF) yang menelisik kasus pembunuhan Munir Said Thalib pun tak kunjung dipublikasi pemerintah. Padahal telah ada putusan sidang sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) yang menyatakan dokumen TPF Munir boleh diakses publik.

Namun pemerintah mengaku tak tahu keberadaan dokumen tersebut. Menteri Sekretaris Negara era SBY Sudi Silalahi mengaku sudah menyerahkan dokumen itu ke Jokowi. Sayangnya hingga kini isi dokumen tersebut tak juga terungkap.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sempat memerintahkan Kabareskrim kala itu, Komjen Ari Dono Sukmanto untuk mencari dokumen tersebut. Namun hingga kini hasilnya nihil. 

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi