alexametrics

Kejagung Belum Libatkan Penyidik Ad Hoc di Kasus Paniai

31 Maret 2022, 11:42:37 WIB

JawaPos.com–Kejaksaan Agung (Kejagung) belum melibatkan tim penyidik ad hoc dalam penyidikan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Paniai, Papua.

”Saya rasa belum (perlu) penyidik ad hoc. Ini kan masih berjalan juga,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Kamis (31/3).

Kejagung berkeyakinan dapat menuntaskan penyidikan kasus pelanggaran HAM berat di Paniai pada 2014 tersebut dengan tim penyidik yang sudah dibentuk Korps Adhyaksa. Menurut Febrie, hingga kini tim jaksa penyidik Direktorat Pelanggaran HAM Berat Jampidsus masih melakukan penyidikan.

”Sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk saksi ahli, guna menemukan alat bukti untuk pembuktian di persidangan,” ujar Febrie Adriansyah.

Pelanggaran HAM berat pada 2014 di Paniai, Papua, disangkakan melanggar pasal 42 ayat 1 jo pasal 9 huruf a, h jo pasal 7 huruf b Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.

Dia mengatakan, tim jaksa penyidik belum menemukan kendala di lapangan dalam upaya mencari bukti. Sehingga, belum memerlukan peran penyidik ad hoc, sebagaimana disarankan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads