JawaPos Radar

Baku Tembak di Bima, Dua Terduga Teroris Tewas

30/10/2017, 21:06 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
polisi bersenjata
Ilustrasi: polisi bersenjata (Dok JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Insiden baku tembak terjadi antara kelompok bersenjata dengan anggota Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Nusa Tenggara Barat (NTB). Setidaknya aparat keamanan itu berhasil melumpuhkan dua terduga teroris.

"Dua orang terduga teroris meninggal dunia dalam insiden itu," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul melalui keterangan tertulis, Senin (30/10).

Kelompok bersenjata tersebut adalah anggota Jamaah Ansharut Tauhid atau yang juga disebut kelompok Munandar. Baku tembak itu terjadi sekitar pukul 09.45 WITA di Gunung Mawu Rite, wilayah perbatasan Kota Bima dengan Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima.

Setelah dilakukan penelusuran, kedua terduga teroris itu berkaitan dengan penyerangan polisi di Bima pada Senin (11/9) lalu. "Pelaku diduga yang melakukan penembakan terhadap anggota Polri di Bima pada 11 September 2017 lalu," ungkap Martinus.

Namun, sejauh ini polisi belum memerinci identitas dua terduga teroris tersebut.

Sebelumnya dua anggota Polres Bima Kota ditembak secara terpisah. Kedua korban adalah Bripka Jainal, anggota satuan Sabhara dan Bripka Gafur anggota Polsek langgudu. Mereka ditembak seusai mengantar anak mereka dari sekolah di lokasi berbeda.

(cr5/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up