alexametrics

KPK Sita Dokumen Proyek SPAM dari Hasil Geledah di PT MD

30 September 2019, 13:38:50 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita dokumen proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan barang bukti elektronik dari hasil penggeledahan di kantor PT Minarta Dutahutama (MD), Jakarta. Penyidik melakukan penggeledahan pada Jumat (27/9) malam.

“Tim sudah lakukan penggeledahan di kantor PT MD di Tower Ayodya, Jakarta. Disita sejumlah dokumen proyek SPAM dan barang bukti elektronik,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (30/9).

Penggeledahan itu dilakukan dalam penyidikan kasus suap terkait proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2017-2018. Sebab, pada Rabu (25/9) lembaga antirasuah telah menetapkan dua tersangka baru dalam pengembangan kasus tersebut.

Kedua orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni, anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil (RIZ) dan Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama (MD) Leonardo Jusminarta Prasetyo (LJP).

KPK menduga, Rizal menerima aliran dana sebesar SGD 100 ribu dari Leonardo. Uang tersebut diberikan Leonardo lantaran Rizal membantu perusahaan milik Leonardo untuk mendapatkan proyek SPAM jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan anggaran Rp 79,27 miliar.

Sebagai pihak yang diduga penerima Rizal disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan Leonardo sebagai pihak yang diduga Pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan


Close Ads