alexametrics

Dilantik Kapolri, Kapolda Papua Irjen Paulus Utamakan Korban Kerusuhan

30 September 2019, 15:15:49 WIB

JawaPos.com – Irjen Paulus Waterpau kembali menjabat sebagai Kapolda Papua. Dia menggantikan Irjen Rudolf A Rodja, dalam Sertijab yang dipimpin Kapolri Jendral Tito Karnavian di Rupatama Polri, Jakarta, Senin (30/9). Mutasi yang dilakukan Polri ini agar beberapa daerah di Papua yang sempat memanas bisa kembali kondusif.

Usai dilantik, Irjen Paulus Waterpau mengaku akan fokus menangani korban akibat kerusuhan di Wamena, Papua, sebagai langkah pertama. “Yang pertama kita harus coba selesaikan dulu, rampungkan dulu korban-korban. Mulai daripada yang sakit, kemudian yang kemarin meninggal dunia, sudah bisa dibantu,” tutur dia, Senin (30/9).

TERBAKAR: Kompleks kantor Bupati Jayawijaya yang ikut terbakar dalam aksi demo yang berakhir rusuh di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (23/9). (Denny Tonjau/Cendrawasih-Pos)

Fokus yang kedua adalah para pengungsi. Dia menegaskan aparat kepolisian akan bekerjasama dengan stake holder untuk membantu para pengungsi. Paulus pun akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah beserta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

“Kemudian yang lain adalah yang sekarang sedang mengungsi, baik yang ada di Wamena maupun yang ada di sekitar Jayapura, Sentani,” ungkapnya

Paulus menegaskan akan melakukan pendekatan untuk menuntaskan masalah di Papua. Karena tanpa adanya stake holder terkait, aparat kepolisian sulit meredam kondisi yang memanas beberapa waktu belakangan ini di bumi cendrawasih.

“Saya pikir kita harus coba membangun sinergitas bersama ya. Karena kemampuan kita juga terbatas, kemudian situasinya seperti itu, diperlukan perbantuan yang sangat dari semua pihak terutama para tokoh agama, tokoh masyarakata, tokoh adat, dan juga terutama Pemda, baik Provinsi maupun Kabupaten atau Kota yang ada. Saya pikir itu,” kata Paulus mengakhiri wawancara dengan wartawan.

Polri Klaim Wamena Kondusif

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Sabik Aji Taufan/ JawaPos.com)

Sementara itu, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengklaim kondisi di Wamena, Papua, kini sudah berangsur kondusif. Apalagi, sudah terjalin komunikasi dengan para stake holder. “Sudah komunikasi dengan Kapolda. Beliau sa,paikan kondisi di Wamena kondusif, ada jaminan TNI-Polri dan beberapa kepala suku,” tutur Dedi.

Menurut Dedi, pihak kepolisian sudah menetapkan lima orang tersangka dalam kerusuhan di Wamena. Warga di sana pun, katanya, menyesalkan insiden tersebut. “Mereka boleh dikatakan menyesalkan peristiwa tersebut, mereka engga hendaki. Dari hasil 5 tersangka sebagian besar bukan pelaku dari Wamena sendiri, tapi sudah berbaur,” tuturnya.

Saat ini, kata Dedi, aparat sedang fokus mengembalikan para pengungsi. Selain itu, proses rehabilitasi kepada korban kerusuhan pun ikut dilakukan. Sedangkan, proses pembangunan infrastruktur yang rusak saat kerusuhan akan dikebut oleh pemerintah.

“Pengungsi nanti berangsur akan dikembalikan ke Wamena. Aparat fokus proses rehabilitasi. Melakukan pembangunan sehingga infrastruktur kembali,” pungkas dia.

Editor : Bintang Pradewo



Close Ads