alexametrics
Dugaan Pelecehan Seksual

Laporan Tak Diindahkan Ketua Dewan Pengawas, RA Akan Polisikan SAB

29 Desember 2018, 12:51:38 WIB

JawaPos.com – Tenaga kontrak Asisten Ahli Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-KT), berinisial RA (27) mengaku mendapatkan tindak kekerasan seksual berulang kali oleh atasannya. Atasan yang melakukan perbuatan tersebut diduga seorang Anggota Dewan Pengawas BPJS-KT berinisial SAB.

RA mengalami pemerkosaan sebanyak empat kali sejak tahun 2016 hingga 2018. Di awal Desember 2018, akhirnya RA melaporkan kekerasan seksual yang dialaminya kepada Ketua Dewan Pengawas BPJS-KT, berinisial GW.

“Di awal Desember, saya menghadap Ketua Dewan Pengawas untuk mengadukan kejahatan seks yang saya alami,” ucap RA pada awak media, Sabtu (29/12).

Namun sayangnya, bukan keadilan yang didapat, Dewan Pengawas justru membela SAB. Dewan Pengawas mengeluarkan surat perjanjian bersama yang isinya memutus hak kerja RA.

“Ternyata Dewan Pengawas justru membela perilaku bejat itu. Hasil rapat Dewan Pengawas pada 4 Desember justru memutuskan mengeluarkan perjanjian bersama yang isinya mem-PHK saya sejak Desember 2018, tapi saya menolak tanda tangan Surat Perjanjian Bersama itu,” ungkap RA.

Tindakan selanjutnya yang dilakukan RA untuk mencari keadilan yaitu dengan mengirimkan surat ke Dewan Jaminan Sosial Negara (DJSN).

Hal ini dilakukan agar bisa memberikan rekomendasi pemberhentian pelaku sebagai anggota Dewan Pengawas BPJS-KT. Tak hanya itu, RA juga telah mengirimkan surat kepada Presiden, Joko Widodo.

“Saya sudah mengirimkan surat ke DJSN yang memiliki kewenangan merekomendasikan pemberhentian anggota Dewan Pengawas BPJS-TK kepada Presiden, atau merekomendasikan instansi (dalam hal ini Menteri Keuangan) untuk menarik kembali orang yang dikirimnya menjadi anggota Dewan Pengawas BPJS-TK. Saya sudah mengirimkan surat kepada Presiden,” jelasnya.

Namun, tak hanya itu rencananya, pada hari Senin (31/12), kuasa hukum RA akan melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian.

“Kuasa hukum saya hari Senin akan melaporkan kasus ini ke polisi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pada Jumat (28/12) RA menyampaikan pengakuannya ini didampingi oleh dosennya, Ade Armando; BPJS Watch, Timboel Siregar; Komisioner Komnas Perempuan, Magdalena Sitorus; dan pihak dari Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC).

Editor : Kuswandi

Reporter : (ipp/JPC)



Close Ads
Laporan Tak Diindahkan Ketua Dewan Pengawas, RA Akan Polisikan SAB