JawaPos Radar

Diperiksa KPK, Eni: Saya Petugas Partai, Pasti Ada Perintah

29/08/2018, 22:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Diperiksa KPK, Eni: Saya Petugas Partai, Pasti Ada Perintah
Eni Maulani Saragih kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK, Rabu (29/8). Eni dikonfirmasi mengenai pertemuan dengan Idrus Marham, Sofyan Basyir, dan Johannes B Kotjo. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih buka suara usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada hari ini, Rabu (29/8). Eni mengatakan, sebagai petugas partai, ia diperintahkan oleh pihak lain untuk mengawal proyek PLTU Riau-1.

"Karena saya petugas partai, pasti saya kan ada perintah," ucap Eni usai menjalani pemeriksaan di KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (29/8).

Sebelumnya, Eni juga menjalani pemeriksaan dalam kasus sama, Selasa (28/8) kemarin. Dia menyebut, semua informsi sudah disampaikan kepada penyidik.

"Saya sampaikan ke penyidik bahwa saya hanyalah petugas partai, menjalankan petugas untuk mengawal PLTU Riau-1 ini," ucap Eni.

Disinggung soal pemeriksaan hari ini, Eni mengaku ditanyai perihal pertemuan yang berhubungan dengan proyek PLTU Riau-1. Selain itu, ia juga ditanyai soal Idrus Marham.

"Ngasih soal saksi Pak Idrus Marham terkait dengan pertemuan-pertemuan antara saya dengann Pak Sofyan Basir, Pak Kotjo," imbuhnya.

Namun, dia enggan merinci topik yang dibahas saat pertemuan berlangsung. Yang jelas, dia kembali membenarkan adanya dana yang mengalir senilai Rp 2 miliar ke munaslub Golkar.

"Kan saya bendahara Munaslub," tukasnya.

(ipp/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up