alexametrics

Prajurit TNI yang Gugur di Tangan KKB Disambut Upacara Militer

29 Januari 2019, 13:07:41 WIB

JawaPos.com – Duka, haru bercampur bangga menyelimuti Prajurit Yonif Raider Khusus 751/VJS saat menyambut jenazah rekannya, Kopral Dua (Kopda) Anumerta Nazaruddin. Adapun dia gugur saat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Lapangan Terbang Mapenduma, Papua. 

Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi mengatakan, jenazah tiba pagi sekitar pukul 08.45 WIT di Mako Yonif RK 751/VJS Sentani, Jayapura, setelah diterbangkan dari Timika. Di sana, dilaksanakan upacara militer penyambutan jenazah serta penghormatan oleh segenap Prajurit Yonif RK 751/VJS.

Upacara itu dipimpin langsung oleh Kasdam XVII/Cenderawasi Brigjen TNI Irham Waroihan didampingi oleh Danyon Mayor Infanteri Rofi Irwansyah, Kapolres Kabupaten Jayapura, Danlanud Sentani serta beberapa orang pejabat Kodam XVII/Cenderawasi.

“Rencana hari ini pada pukul 14.00 WIT jenazah akan diterbangkan ke Bandara Sultan Hasanudin dilanjutkan berangkat menuju rumah duka di Dusun Lompengeng, Desa Pao-Pao, Kecamatan Tanete Rilau, Barru, Sulsel,” jelas Aidi dalam pesan singkatnya, Selasa (29/1).

Setibanya di Makassar nanti, jenazah katanya juga akan disambut dengan upacara militer oleh jajaran Kodam XIV/Hasanuddin. “Jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kabupaten Barru, Sulsel,” sebutnya.

Pengantaran jenazah dan pendampingan sampai dengan pemakaman di TMP Barru Provinsi Sulawesi Selatan kata Aidi akan dipimpin langsung oleh Danyonif RK 751/VJS Mayor Inf Rofi Irwansyah dan keluarga korban.

Lebih lanjut Aidi mengatakan, Nazaruddin lahir di Barru pada 20 Oktober 1987 dari pasangan Syarifuddin dan Siti Hasanah. Dia anak kedua dari tiga bersaudara.  Nazaruddin meninggalkan seorang istri, putri usia 4 tahun serta seorang putra usia 1,5 tahun. Dia telah mengabdikan diri sebagai Prajurit TNI AD sejak 2008.

“Pada tanggal 28 Januari 2019, almarhum telah mempersembahkan miliknya yang paling berharga kepada persada pertiwi, gugur menjadi syuhada sebagai Pahlawan Kusuma Bangsa,” tegas Aidi.

Sebagaimana diberitakan, telah terjadi insiden kontak tembak antara gerombolan Separatis Papua pimpinan Egiyanus Kogoya dengan Prajurit TNI Yonif RK 751/R di Lapangan Terbang (Lapter) Mapenduma, kemarin (28/01), sekitar pukul 10.30 WIT.

Insiden tersebut terjadi saat rombongan Bupati Nduga Yurius Gwijangge akan mendarat di Mapenduma dalam rangka mendorong logistik bantuan sosial untuk masyarakat Nduga dan sekitarnya.

Prajurit TNI yang sedang melaksanakan pengamanan Lapter atas permintaan Bupati sebelum take off dari Kenyam tiba-tiba mendapatkan serangan dari KKB. Sehingga terjadi kontak tembak dan mengakibatkan gugurnya Praka Nazaruddin yang akan dianugrahi oleh TNI kehormatan pangkat Kopral Dua Anumerta.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Desyinta Nuraini



Close Ads
Prajurit TNI yang Gugur di Tangan KKB Disambut Upacara Militer