alexametrics

Tri Susanti Ditetapkan Jadi Tersangka Rasisme Asrama Mahasiswa Papua

28 Agustus 2019, 22:53:45 WIB

JawaPos.com – Koordinator aksi penggerudukan asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Tri Susanti, resmi ditetapkan aparat kepolisian sebagai tersangka. Dia diduga sebagai pelaku rasisme yang memicu kerusuhan di asrama mahasiswa Papua, Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Seperti diberitakan PojokSatu.id (Jawa Pos Group), Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan pihak kepolisian sudah memeriksa beberapa saksi sebelum menetapkan Tri Susanti sebagai tersangka.

“Telah ditetapkan satu tersangka dengan inisial TS (Tri Susanti),” ungkap Dedi, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Rabu (28/8).

Perempuan yang akrab disebut Mak Susi itu dijerat Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 4 UU 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Rasis dan Etnis dan/atau Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan/atau ayat 2 dan/atau Pasal 15 KUHP.

Dedi menjelaskan, penetapan status tersangka kepada Tri Susanti itu dilakukan setelah pihaknya memeriksa tak kurang dari 16 saksi dan tujuh saksi ahli. Sementara, bukti pendukung penetapan tersagka terhadap mantan caleg Partai Gerindra itu salah satunya adalah rekam jejak digital. Yakni berupa konten video dan berbagai narasi yang diunggahnya melalui media sosial.

Usai ditetapkan sebagai tersangka rasisme, polisi langsung melakukan pencekalan terhadap Mak Susi dari bepergian ke luar negeri. “Permohonan pencekalan telah diajukan. Surat panggilan telah disampaikan,” pungkas Dedi.

Editor : Bintang Pradewo

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads