JawaPos Radar

Argo Enggan Ungkap Fakta Ini

Kasus Pemukulan Anggota DPR Ini Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

28/06/2018, 13:25 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Kasus Pemukulan Anggota DPR Ini Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Anggota DPR dari Fraksi PDIP Herman Herry dilaporkan ke polisi terkait dugaan kasus pemukulan. (Ist/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Perkara pemukulan yang diduga dilakukan Anggota Komisi III DPR Herman Hery terhadap seorang pengendara mobil di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (10/6), segera dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Sebelumnya, kasus tersebut ditangan Polres Metro Jakarta Selatan.

"Nanti akan dilimpahkan ke Polda Metro dari Jakarta Selatan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di kantornya, Semanggi, Jakarta, Kamis (28/6).

Sejauh ini, kata Argo, sejumlah saksi katanya sudah diperiksa terkait dengan pemukulan tersebut. Termasuk anggota satuan lalu lintas yang melakukan penilangan. "Saksi-saksi sudah kita periksa," imbuhnya.

Kasus Pemukulan Anggota DPR Ini Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (Dok. JawaPos.com)

Kendati demikian, dari keterangan saksi, hanya menyampaikan ciri-ciri pelaku yang melakukan pemukulan. Mereka semua tidak menyebut bahwa pelaku adalah Herman Hery. "Saksi sudah kita periksa hanya menyampaikan ciri-cirinya. Jadi kita belum menentukan siapa pelakunya," ungkap Argo.

Soal bagaimana ciri-ciri pelaku pemukulan tersebut, anak buah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Aziz itu enggan membeberkannya. Termasuk mengatakan apakah ciri-ciri itu seperti Herman Hery. "(Ciri-cirinya) untuk penyidikan. Kita belum dapat informasi," pungkasnya.

Sebelumnya, Anggota DPR Fraksi PDIP Herman Hery bersama ajudannya diduga menganiaya Ronny dan istrinya di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (10/6).

Bermula ketika Ronny mendapat tilang oleh petugas kepolisian karena masuk jalur Trans Jakarta. Saat itu Ronny menanyakan kenapa mobil yang dinaiki pria diduga Herman Hery tidak ditilang. Polisi pun menjawab mobil tersebut sudah ditilang.

Sementara ada perdebatan antara dirinya dan polisi tersebut, lantas Herman Hery pun turun dari mobilnya dan melakukan penganiayaan dengan dibantu oleh ajudannya.

Istri Ronny sempat merelai. Namun fia juga ikut terkena pukulan. Akibatnya dua anaknya yang sedang berada di dalam mobil menangis histeris melihat orang tuanya menjadi korban penganiayaan.

Usai menganiaya, Ronny menyebut Herman dan ajudannya meninggalkan lokasi kejadian. Ronny beserta istrinya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Laporan itu tercatat pada tanda bukti lapor nomor: LP/1076/VI/2018/RJS tanggal 11 Juni 2018. Ronny yang menjadi korban melaporkan tindak pidana pengeroyokan dengan dugaan pelanggaran pasal 170 KUHP. 

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up