alexametrics

Nilai Suap Izin Tinggal WNA di NTB Diduga Capai Rp 1 Miliar

28 Mei 2019, 13:53:33 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga nilai suap perkara izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) pada pejabat Imigrasi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai Rp 1 miliar. Hal ini diketahui dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK sejak Senin (27/5) malam hingga Selasa (28/5) dini hari.

“Diduga nilai suap terkait perkara izin tinggal turis di NTB tersebut lebih dari Rp 1 miliar,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (28/5).

Selain pejabat imigrasi, penyidik KPK kata Febri, juga menangkap pihak swasta dan unsur pejabat daerah. Sehingga ada total delapan orang yang diamankan.

Febri menambahkan, tujuh dari delapan orang yang ditangkap saat OTT pada Senin (27/5) malam, akan diterbangkan ke Jakarta. Mereka akan diperiksa secara intensif lebih lanjut di gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

“Tujuh orang dibawa dari NTB siang ini menuju kantor KPK untuk proses lebih lanjut,” ucap Febri.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarief menyatakan, OTT yang dilakukan di daerah NTB tersebut menindaklanjuti informasi mastarakat terkait adanya dugaan praktik suap pada pejabat imigrasi. KPK juga turut mengamankan uang ratusan juta dari OTT tersebut.

“Adanya dugaan pemberian uang pada pejabat Imigrasi setempat terkait dengan izin tinggal WNA di sana,” ucap Laode.

Oleh karena itu, KPK akan menentukan sikap selama 24 jam terkait status hukum para pihak yang diamankan.

“Sesuai hukum acara, KPK diberikan waktu 24 jam untuk menentukan status hukum pihak yang diamankan. Informasi lebih lengkap akan disampaikan saat konferensi pers di KPK,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads