alexametrics

Kutuk Bom di Makassar, Amnesty International: Penghinaan Prinsip HAM

28 Maret 2021, 12:28:19 WIB

JawaPos.com – Amnesty International Indonesia mengutuk keras ledakan bom di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. Penyerangan dan pembunuhan tersebut dinilai tidak pernah dapat dibenarkan.

“Penyerangan dan pembunuhan secara sengaja terhadap laki-laki, perempuan dan anak-anak yang sedang menjalani kehidupan sehari-hari tidak pernah dapat dibenarkan. Ini adalah bentuk penghinaan berat terhadap prinsip-prinsip fundamental hak asasi manusia,” kata Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid dalam keterangannya, Minggu (28/3).

Usman menegaskan, mereka yang bertanggungjawab harus diajukan ke pengadilan dalam persidangan yang memenuhi standar internasional, tentang keadilan dan tidak berakhir dengan penerapan hukuman mati.

Baca Juga: Dugaan Bom Bunuh Diri Katedral Makassar, Potongan Tubuh Ditemukan

Meski pun belum ada kelompok yang mengklaim tanggung jawab untuk serangan bom tersebut, sambung Usman, serangan itu dinilai merupakan sebuah pelanggaran nyata terhadap hukum nasional dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) untuk hidup, hak untuk berpikir, berkeyakinan dan beragama.

“Pihak berwenang Indonesia wajib untuk segera menjalankan investigasi yang imparsial dan semaksimal mungkin dalam rangka membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan, sambil memastikan bahwa respon tersebut sesuai dengan kewajiban Indonesia di bawah hukum hak asasi manusia internasional,” tegas Usman.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads