alexametrics

Manajer Legal PT BAP Diminta Segera Menyerahkan Diri ke KPK

27 Oktober 2018, 23:29:09 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Manajer Legal PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) Teguh Dudy Syamsury Zaldy untuk sesegera mungkin menyerahkan diri. Teguh merupakan salah seorang tersangka dalam kasus dugaan suap anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Terhadap tersangka TD (Teguh Dudy Syamsury Zaldi), Manajer Legal PT BAP, kami imbau untuk menyerahkan diri ke KPK atau kantor kepolisian,” ucap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (27/10).

Sementara itu, juru bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan alasan penetapan tersangka terhadap Teguh meski yang bersangkutan diduga tidak sedang berada di Jakarta.

Manajer Legal PT BAP Diminta Segera Menyerahkan Diri ke KPK
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (tengah) bersama dua penyidik menunjukkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kantor KPK, Jakarta, Senin (15/10). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

“TD kami duga posisinya tidak sedang di Jakarta, tapi posisinya di Kalteng. Tapi karena buktinya sudah cukup, maka ditingkatkan statusnya sebagai tersangka,” imbuhnya.

Febri menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum memasukkan Teguh ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). KPK masih memberikan waktu bagi yang bersangkutan untuk menyerahkan diri.

“Belum dijadikan DPO dan kami berikan kesempatan untuk menyerahkan diri,” tambahnya.

Selanjutnya, terkait penetapan Teguh sebagai tersangka, maka KPK segera akan menjadwalkan pemeriksaan terhadapnya, rencananya pada Senin pekan depan.

“Penyidik akan mengagendakan pemeriksaan awal Senin depan,” tukasnya.

Sekadar informasi, KPK menetapkan Ketua Komisi B DPRD Provinsi Kalteng Borak Milton, Sekretaris Komisi B DPRD Kalteng Punding LH Bangkan, anggota Komisi B DPRD Kalteng Arisavanah dan Edy Rosada sebagai pihak diduga penerima suap.

Sedangkan, tiga orang diduga pihak pemberi suap yaitu Dirut PT BAP atau Wadirut PT SMART (Sinar Mas Agro Rersources and Technology) Edy Saputra Suradja, CEO PT BAP Wilayah Kalteng Bagian Utara Willy Agung Adipradhana, dan Manajer Legal PT BAP Teguh Dudy Syamsury Zaidy.

Suap berjumlah Rp 240 juta diduga diberikan oleh PT BAP agar DPRD Provinsi Kalteng tidak menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan pencemaran lingkungan. Selain uang suap itu, lembaga yang digawangi Agus Rahardjo Cs itu tengah mendalami dugaan pemberian lainnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (ipp/JPC)



Close Ads
Manajer Legal PT BAP Diminta Segera Menyerahkan Diri ke KPK