alexametrics

Di Paripurna, Zulhas Sampaikan Duka Cita untuk Randi dan Yusuf Kardawi

27 September 2019, 11:56:52 WIB

JawaPos.com – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo, Muhammad Yusuf Kardawi, 19, dipastikan meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Bahteramas, Kendari, Sulawesi Tenggara. Dia menyusul rekannya, Randi, 21, yang tewas tertembak dalam aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sulawesi Tenggara.

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (Zulhas) angkat suara terkait jatuhnya korban jiwa dalam aksi demonstrasi. Dia menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa ini. Dia mengungkapkan, kehilangan ini menjadi duka mendalam bagi bangsa.

“Yang pertama Yusuf Kardawi, 19 tahun mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Kendari. Yang kedua, Randi, 21 tahun juga mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari. Kita berduka cita, bangsa ini berduka cita,” ujar Zulhas dalam sambutannya di Sidang Paripurna terakhir MPR RI 2014-2019 di kompleks DPR RI Senayan, Jakarta, Jumat (27/9).

Zulhas berharap tidak ada lagi korban jiwa dalam unjuk rasa di kemudian hari. Di sisi lain, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengimbau agar, setiap unjuk rasa dilakukan secara damai dan tertib.

“Kita tentu mengapresiasi adik-adik mahasiswa, adik-adik pelajar yang menyampaikan aspirasinya, tapi kita juga minta tidak anarkis. Kita percaya dan meyakini pastilah Bapak Presiden dan pemerintah akan merespons secara positif,” jelasnya.

Sebelumnya, kerusuhan bermula sekitar pukul 11.00 WITA ketika elemen mahasiswa di Kendari yang berjumlah sekitar 2.000 orang menggelar unjuk rasa. Demonstrasi ini awalnya berjalan damai. Bahkan orasi mereka sempat ditanggapi oleh Ketua DPRD.

“Setelah ada tanggapan dari ketua DPRD, tiba-tiba terjadi pelemparan batu ke arah petugas dan anggota dewan,” ujar Harry.

Akibatnya, pasukan pengamanan langsung melakukan aksi pembubaran dan mendorong masa menjauh dari gedung DPRD guna mencegah kerusuhan meluas. Sekitar pukul 16.00, aparat mendapat informasi ada korban dari pihak pendemo sebanyak lima orang.

Rincian lima korban tersebut adalah Randi, mahasiswa fakultas teknik Universitas Halu Oleo yang tewas dengan luka tembak, Yusuf, 19, kritis dengan luka parah di kepala diduga karena hantaman benda tumpul, dan tiga orang yang mengalami luka ringan dan sesak nafas.

Selain memakan korban, demo berujung anarkis juga menyebabkan kerugian materiil. Di antaranya rusaknya gedung DPRD karena lemparan batu, pos lantas dan sejumlah kendaraan hangus dibakar.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads