alexametrics

Di-OTT, Bupati Bogor Ikuti Jejak Kakaknya yang Pernah jadi Pasien KPK

27 April 2022, 13:19:57 WIB

Putusan vonis terhadap Rahmad Yasin ini lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK selama 7,5 tahun penjara.

Lima tahun kemdudian, tepatnya pada 24 Juni 2019 silam, KPK kembali menetapkan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut sebagai tersangka. Padahal Rahmad Yasin baru menghirup kebebasannya dari penjara pada 8 Mei 2019.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah kala itu mengungkapkan, ada dugaan Rahmad Yasin ‘memalak’ dan memotong pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Derah (SKPD) selama menjabat Bupati Bogor, sekitar Rp 8,93 milar.

“Tersangka RY (Rachmat Yasin) diduga meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa SKPD Rp 8.931.326.223,” ujar Febri Diansyah kala itu.

Menurut Febri, uang tersebut digunakan oleh Rahmad Yasin untuk kebutuhan biaya operasional Bupati Bogor dan kebutuhan kampanye pada Pilkada 2013-2014.

Selain itu, Rahmad juga diduga menerima gratifikasi berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor dan mobol Toyota Vellfire senilai Rp 825 juta.

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads