alexametrics

MAKI Tegaskan Enggak Penting KPK Ganti Istilah OTT

27 Januari 2022, 16:57:49 WIB

JawaPos.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengganti istilah operasi tangkap tangan (OTT), dengan tangkap tangan. Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menegaskan, pergantian istilah tersebut dinilai tidak penting bagi kinerja KPK.

“Sebenarnya itu hanya tataran istilah, tidak ada perbedaan apapun. Karena memang KUHAP mengatakan tangkap tangan, tapi namanya kegiatan kan kegiatan tangkap tangan,” kata Boyamin dalam keterangannya, Kamis (27/1).

Pergantian istilah OTT yang kemudian diistilahkan menjadi tangkap tangan, disampaikan Firli saat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI, Rabu (26/1) kemarin. Menurut Boyamin, istilah OTT atau tangkap tangan mempunyai makna yang sama di dalam KUHAP.

“Jadi kegiatan tangkap tangan atau operasi tangkap tangan di KUHAP ada begitu. Tertangkap tangan, istilahnya copet di tengah pasar, otomatis ada polisi ya tertangkap tangan, tidak perlu surat penangkapan kan, kira-kira gitu,” ungkap Boyamin.

Pegiat antikorupsi ini memandang, OTT yang dilakukan KPK bukan semata-mata terjadi penindakan. Tetapi melalui proses penyelidikan awal atau melakukan penyadapan untuk kemudian, melakukan operasi tangkap tangan.

“Tapi ini karena sifatnya dari penyadapan ya tetap disiapkan surat perintah penyelidikan. Terus karena penyelidikan, KPK itu boleh nangkap orang, jadi ya itu hanya proses ganti istilah,” cetus Boyamin.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads