JawaPos Radar

80 Koruptor Dapat Remisi Natal, Ini Sindiran Nyelekit Pimpinan KPK

26/12/2017, 15:27 WIB | Editor: Kuswandi
Saut Situmorang
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (Istimewa for JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang angkat bicara perihal kebijakan Ditjen Pas Kemenkumham yang memberikan remisi Hari Natal kepada 80 orang narapidana kasus korupsi. Menurut Saut, pemberian remisi memang wewenang dari Ditjen Pas Kemenkumham, sehingga KPK tidak bisa mencampuri urusan internal lembaga yang dipimpin oleh Yasonna Laoly tersebut.

"Kalau memang itu hak warga binaan sesuai UU yang kita miliki, tentu itu (pemberian remisi) legal dan menjadi hak warga binaan," kata Saut kepada JawaPos.com Selasa (26/12).

Namun, menurutnya, kendati pemberian remisi merupakan wewenang yang dimiliki pihak Ditjen Pas, hal ini perlu dikaji ulang, sebab tidak sesuai dengan program pemerintah yang tengah gencar memberantas korupsi.

"Kalau kita dekati dari sisi pencegahan dan efek jera, ya kita masih perlu jalan panjang debat tentang itu (pemberian remisi)," tegas mantan Kepala Staf Badan Intelijen Negara (BON) tersebut.

Sebelumnya, berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, pada Hari Natal ini, pemerintah memberi remisi kepada 9.333 narapidana yang beragama Nasrani.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.158 orang mendapat remisi khusus I atau pengurangan masa tahanan. Rinciannya, 2338 orang mendapat potongan masa tahanan 15 hari, 5.895 orang dipotong masa tahanannya 1 bulan.

Lalu, 745 orang mendapat remisi pengurangan masa tahanan 1 bulan 15 hari dan 2 bulan untuk 180 orang. Kemudian 175 orang mendapat remisi khusus II alias langsung bebas.

Dari ribuan jumlah warga binaan yang mendapat remisi, sebanyak 80 orang terpidana kasus korupsi (koruptor), juga mendapat remisi khusus I, selain Napi kasus tindak pidana khusus lain seperti terorisme sebanyak 1 orang, dan Napi kasus Narkotika sebanyak 847 orang.

“Untuk terpidana korupsi ada 80 orang yang mendapat RK I (Remisi Khusus) Natal,” terang Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pas, Ade Kusmanto, kepada JawaPos.com Minggu (25/12).

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up