alexametrics

Puluhan Saksi Diperiksa Soal Jenazah Perempuan dan Bayi di Proyek SPAM

26 November 2021, 10:02:47 WIB

JawaPos.com–Penyidik dari Polres Kupang Kota sudah memeriksa 24 saksi dari kasus penemuan jenazah perempuan dan bayi yang merupakan ibu dan anak di dalam lokasi penggalian saluran pipa SPAM Kali Dendeng, Kupang, NTT. Iabu dan anak itu terkubur dengan balutan kantong kresek.

”Hingga saat ini sudah ada 24 saksi yang sudah kita periksa untuk mengungkap siapa pelaku di balik meninggalnya AESN dan anaknya,” kata Kepala Bidang Humas Polda NTT Komisaris Besar Polisi Rishian Krisna B. seperti dilansir dari Antara di Kupang, Jumat (26/11) usai penyerahan jenazah kepada keluarga korban di RS Bhayangkara Titus Ully.

Dia menjelaskan, polisi sudah berhasil mengungkap identitas dari kedua korban itu. Korban perempuan bernama Astri Evita Seprini Manafe yang berusia sekitar 30 tahun dan Lael Maccabe, bayi berusia satu tahun.

”Keduanya merupakan ibu dan anak. Korban warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kupang,” papar Rishian Krisna.

Dia menyatakan, 24 saksi itu adalah berasal dari berbagai pihak yang berdasar hasil penyelidikan dan penyidikan dinilai dapat memberikan keterangan yang bisa mengungkapkan kasus itu. ”Saksi-saksi ini adalah mereka yang diduga keras oleh penyidik dapat memberikan keterangan terkait pengungkapan dari kasus ini,” tambah Rishian Krisna.

Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap apakah kedua korban itu meninggal karena dibunuh atau akibat lain. ”Kalau ada info selanjutnya akan kami ungkap lagi, karena memang harus kumpulkan keterangan-keterangan saksi dan pemeriksaan di laboratorium,” ujar Rishian Krisna.

Polisi, kata dia, tidak ingin mengambil langkah-langkah secara gegabah dalam mengungkap kasus itu. Sebab, kasus tersebut menyedot perhatian khalayak.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads