alexametrics

Diperiksa Polisi Pekan Depan, Luhut Akan Bawa Bukti Video dan Dokumen

26 September 2021, 12:09:10 WIB

JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan akan menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya pada pekan depan. Luhut akan diminta keterangan terkait pelaporan terhadap Direktur Lokataru Foundation Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti.

“Rencana pemeriksaan urnuk pembuatan BAP minggu depan. Tinggal waktunya yang akan kami pastikan karena sudah ada pemberitahuan dari polisi,” kata kuasa hukum Luhut, Juniver Girsang dikonfirmasi, Minggu (26/9).

Dia menyampaikan, pihaknya telah mempersiapkan berbagai barang bukti sebelum menjalani pemeriksaan. Barang buti itu, termasuk video dan sejumlah dokumen.

“Beberapa dokumen yang mendukung terhadap laporan kami,” ucap Juniver.

Dia memastikan, akan siap membuktikan pelaporannya di hadapan kepolisian. “Tentu karena kami yang membuat laporan bahkan sebelum membuat laporan juga kami sudah siap,” tegas Juniver.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus menyampaikan, dalam waktu dekat, penyidik rencananya akan memanggil Luhut untuk dimintai keterangan.

“Rencana kita nantinya akan mengundang pelapor dengan membawa bukti-bukti yang ada juga nanti beberapa saksi,” ucap Yusri, Kamis (23/9) lalu.

Luhut melaporkan Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulida ke Polda Metro Jaya dengan dugaan penyebaran berita bohong.

Laporan ini tertuang dalam normor STTLP/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, 22 September 2021. “(Yang dilaporkan) Haris Azhar sama Fatia,” kata Luhut Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/9).

Laporan ini terkait adanya unggahan video berjudul ‘Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya’ yang diunggah di akun Youtube Haris Azhar. Di sana Haris melakukan wawancara bersama Fatia.

Ada pun hal yang dibahas yakni hasil riset sejumlah organisasi termasuk KontraS tentang bisnis para pejabat atau purnawirawan TNI di balik bisnis tambang emas atau rencana eksploitasi daerah blok Wabu di Intan Jaya, Papua. Luhut pun turut disebut dalam bahasan ini.

Atas dasar itu, Luhut memutuskan membuat laporan polisi. Pasalnya, somasi yang dikirimkannya tidak ditanggapi. Baik Haris dan Fatia pun tidak kunjung meminta maaf.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads