JawaPos Radar

Dua Minggu, Ratusan Budak Narkoba Digulung

26/04/2018, 16:54 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Narkoba
TANGKAPAN: Anggota Polres Malang menunjukkan barang bukti narkoba. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Hanya dalam waktu kurang dari dua pekan, ratusan pengedar dan pengguna narkoba di Kabupaten Malang digulung. Total, ada 174 tersangka yang diamankan. 

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung merinci, dari 174 tersangka tersebut, 33 orang merupakan pengguna. Sementara sisanya adalah pengedar. 

"Ratusan tersangka itu merupakan hasil tangkapan selama Operasi Tumpas Semeru 2018, yang digelar sekitar 11 hari," tegas Ujung, di Mapolres Malang, Kamis (26/4). 

Ujung menjelaskan, dari ratusan tersangka itu, juga diamankan sejumlah barang bukti. Adapun perinciannya untuk ganja kering diamankan 54 gram. Sementara untuk sabu-sabu sebanyak 15,4 gram, 715 butir obat keras berbahaya dengan jenis pil koplo. Selain itu, juga diamankan dua butir ekstasi. "Untuk ganja, kami amankan di Kepanjen dan Sumbermanjing Wetan," imbuhnya. 

Sementara itu, untuk sabu-sabu, berdasarkan hasil operasi tersebut, merupakan jenis sabu-sabu yang terdapat paling banyak di Kabupaten Malang. 

Pasalnya, di 14 kecamatan dari total 30 kecamatan yang menjadi wilayah hukum Polres Malang, ditemukan sabu-sabu. "Sabu masih mengkhawatirkan, walaupun skalanya kecil namun kami tidak mau ambil remeh. Tetap kami cegah dan penegakkan hukum," imbuh dia. 

Pemakai dan pengedar narkoba memiliki latar belakang yang bervariasi. Misalnya saja karyawan swasta hingga pelajar. Upaya pencegahan juga dilakukan oleh Polres Malang dengan melibatkan pihak lain. Misalnya saja Dinas Pendidikan dan Kemenag. 

Polres Malang juga menyisipkan materi mengenai pemberantasan narkoba dalam kurikulum yang diajarkan di sekolah Dinas Pendidikan dan Kemenag. "Upaya-upaya itu adalah langkah kami untuk memberantas narkoba," tegasnya.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up