alexametrics

Sebelum Ditembak, Terduga Teroris Batang Serang Polisi Pakai Samurai

26 Maret 2020, 18:11:54 WIB

JawaPos.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah melakukam operasi di kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Hasilnya 5 orang terduga teroris berhasil ditangkap, 1 di antaranya harus meregang nyawa karena melawan petugas.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, untuk 4 orang terduga teroris yang dimanakan yakni berinisial MW, NF, NS, dan MT. Seluruh saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Ada salah satu dari terduga teroris yang saat mau dilakukan penangkapan melakukan perlawanan dengan pedang samurai sehingga oleh Densus 88 diberikan tindakan tegas dan terukur,” kata Argo kepada wartawan, Kamis (26/3).

Untuk jenazah terduga teroris yang tewas sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Dari tangan para tersangka Densus menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, 1 buah samurai, 1 buah golok, dan sangkur pemandu.

Adapula ditemukan beberapa catatan milik para tersangka. Densus juga menemukan dirigen berisi cairan dan 24 botol berisi cairan, untuk kandungannya saat ini masih dalam pengecekan. Kemudian turut disita 10 bungkus korek api, 10 resistor, 4 buah telepon genggam milik para tersangka dan 24 botol plastik kecil.

“Keempat yang terduga teroris tersebut merupakan jaringan JAD dari wilayah Makassar, Semarang, Temanggung, dan Kendal,” jelas Argo.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror kembali melakukan upaya penegakkan hukum kepada terduga teroris. Kali ini operasi dilakukan di wilayah Batang, Jawa Tengah.

“Benar ada penangkapan terduga pelaku teroris di kecamatan Subah, kabupaten Batang, Jawa Tengah,” kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna saat dikonfirmasi, Kamis (26/3).

Iskandar menerangkan, penangkapan dilakukan pada Rabu (25/3) sekitar pukul 16.00 WIB. Total ada 5 orang yang diamankan. Satu di antaranya tewas ditembak akibat melawan petugas.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads