alexametrics

Berkas Perkara P-21, Pengacara: Novel Sebut 2 Orang Itu Bukan Pelaku

26 Februari 2020, 11:36:28 WIB

JawaPos.com – Tim kuasa hukum penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, Saor Siagian menyayangkan langkah polisi yang terburu-buru melimpahkan berkas perkara tersangka kasus penyiraman air keras. Sebab, dia menduga kedua tersangka RB dan RKM bukan pelaku penyiraman air keras yang sebenarnya.

“Polisi memaksakan. Karena Novel dan beberapa saksi mengatakan bukan kedua orang tersebut pelakunya,” kata Saor dikonfirmasi, Rabu (26/2).

Bahkan hingga kini aparat kepolisian masih belum berhasil mengungkap aktor di balik peristiwa penyiraman air keras yang terjadi pada April 2017 lalu. Pelimpahan berkas terkesan terburu-terburu karena masa tahanan kedua tersangka sudah habis, sehingga berkas keduanya segera dilimpahkan. “Kan penahanan polisi habis. Makanya dipaksakan menjadi tahanan jaksa,” sesal Saor.

TERSANGKA PENYIRAMAN AIR KERAS: RM (foto kiri) dan RB, tersangka penyiram air keras terhadap Novel Baswedan. (Mifthulhayat/Jawa Pos)

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan berkas oleh jaksa, berkas kedua tersangka dinyatakan lengkap (P-21) pada Selasa (25/2).

“Berkas perkara tersangka Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis dinyatakan lengkap (P-21),” ucap Argo saat dikonfirmasi, Rabu (25/2).

Berkas ini dinyatakan lengkap oleh jaksa setelah Polri kembali melakukan rekonstruksi perkara pada Jumat (7/2) lalu. Setelah ini, Polri segera memproses pelimpahan tahap dua yakni penyerahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads