alexametrics

Ketua KPK: Pinjam Uang Secara Online Berpotensi Tipikor dan TPPU

26 Februari 2019, 12:23:50 WIB

JawaPos.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan, pinjaman uang secara online berpotensi melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Potensi tersebut terjadi apabila penyedia jasa keuangan tidak mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Tadi Pak Wimboh (Ketua OJK) saat berangkat ke sini bisik-bisik ke saya, yang namanya memberikan pinjaman online kalau tidak berizin potensi korupsi sangat besar atau potensi TPPU sangat besar,” kata Agus di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (26/2).

Agus menuturkan, sumber uang yang digunakan dalam pinjaman online tersebut harus jelas asalnya. Hal ini dilakukan agar peminjam tidak mudah terjerat Tipikor maupun TPPU.

“Uang yang dari mana tidak tahu karena orang tidak berizin, e-commerce tidak berizin kemungkinan menjadi pencucian uang sangat besar,” ucap Agus.

Oleh karena itu, Agus manyarankan agar e-commerce segera mengantongi izin dari OJK. Hal ini untuk mencegah adanya suatu hal yang tidak diinginkan.

“Kemudian harus tahu yang berikan pinjaman siapa dan asal uang dari mana. Kalau tidak berizin, terbuka kemungkinan dana berasal money laundering, maka marilah berizin jadi tahu yang berikan pinjaman siapa, jangan-jangan nanti dana money laundering narkoba, ini kan tidak boleh,” jelasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Copy Editor :

Ketua KPK: Pinjam Uang Secara Online Berpotensi Tipikor dan TPPU