alexametrics

Digusur Tol Desari, Begini Penampakan Bangunan Milik Tommy Soeharto

26 Januari 2021, 11:13:33 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) menggugat pemerintah karena aset bidang tanah dan bangunan miliknya terkena gusuran proyek pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) yang berada di Cilandak, Jakarta Selatan.

JawaPos.com menyambagi Kantor Partai Berkarya yang terkena gusuran Tol Desari tersebut. Tampak Kantor Partai Berkarya ini masih berdiri kokoh belum dilakukan penggusuran. Kantor Partai Berkarya itu beralamatkan di Jalan Pangeran Antasari, RT.12/RW.13, Cipete Utara, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Berada beberapa kilometer dari Tol Desari.

Tampak samping kiri dan kanan Kantor Partai Berkarya tersebut sudah terkena gusuran. Kiri dan kanan kantor itu sudah menjadi jalan beton. Petugas keamanan Kantor Partai Berkarya, Osmon mengatakan kantor yang ia jaga masih aktif. Karena kadang ada kegiatan dan dilakukan rapat.

“Masih aktif. Beberapa hari lalu masih ada kegiatan di sini,” ujar Osmon kepada JawaPos.com, Selasa (26/1).

Baca juga: Bangunannya Kena Gusur Tol Desari, Tommy Soeharto Gugat Rp 56 Miliar

Osmon mengatakan bagunan ini sudah lama berdiri. Namun dia tidak mengetahui bagunan ini sudah apakah sudah ada sejak jaman Presiden RI ke-2 Soeharto. “Kalau bagunan ini sudah lama. Tapi saya juga enggak tahu dari kapan,” katanya.

Kantor Partai Berkarya di Jalan Pangeran Antasari, RT.12/RW.13, Cipete Utara, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta terkena proyek tol Desari.(Gunawan Wibisono/ JawaPos.com)

Osmon mengatakan kadang Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto juga sering kali berkunjung ke kantor tersebut. “Ya kalau ada kegiatan Pak Tommy suka datang,” tuturnya.

Osmon juga megetahui bahwa Kantor Partai Berkarya ini sedang mengajukan gugatan di Pengadilan Jakarta Selatan. Tidak menerima bagunannya terkena gusuran. “Iya memang lagi ajukan gugatan,” singkatnya.

Baca juga: Reaksi Kementerian ATR Digugat Tommy Soeharto Rp 56 Miliar

Osmon mengaku enggan berbicara lebih rinci mengenai Kantor Partai Berkarya ini. Karena pengurus Partai Berkarya yang lebih mempunyai wewenang menjawab mengenai gugatan ganti rugi yang sedang diajukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Sudah ya. Saya takut salah ngomong,” pungkasnya.

Sebelumnya, pengusaha nasional sekaligus putra bungsu mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, menggugat pemerintah Indonesia sebesar Rp 56 miliar.

Gugatan tersebut dilakukan karena salah satu aset bidang tanah dan bangunan miliknya terkena gusuran proyek pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari yang berada di Cilandak, Jakarta Selatan.

Properti milik Pangeran Cendana tersebut adalah bangunan kantor seluas 1.034 meter persegi, pos jaga seluas 15 meter persegi, bangunan garasi seluas 57 meter persegi, dan tanah seluas 922 meter persegi.

Ada 5 tergugat dalam gugatan yang dilayangkan Tommy Soeharto di PN Jakarta Selatan antara lain:

1. Pemerintah RI cq Kementerian ATR/Badan Pertanahan Nasional RI cq Kanwil BPN DKI Jakarta cq Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan

2. Pemerintah RI cq Kementerian PUPR cq Kepala Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Jalan Tol Depok-Antasari

3. Stella Elvire Anwar Sani

4. Pemerintah RI cq Pemda DKI Jakarta cq Pemerintah Wilayah Kecamatan Cilandak

5. PT Citra Waspphutowa

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Gunawan Wibisono




Close Ads