alexametrics
OTT Bupati Cirebon

Bupati Cirebon Diduga Banyak Samarkan Aset Atas Nama Keluarga

25 Oktober 2018, 11:09:49 WIB

JawaPos.com – Petualangan SP sebagai Bupati Cirebon, Jabar sepertinya bakal berakhir di dalam penjara, seperti mayoritas kepala daerah lain yang pernah menjadi pasien Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini karena dia terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan lembaga antirasuah karena kedapatan menerima duit suap dari berbagai pihak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com, SP diduga banyak menyamarkan asetnya melalui tangan orang lain.” Propertinya tersebar di Jawa Barat. Kebanyakan dinamakan saudara-saudaranya,” kata sumber JawaPos.com, di Jakarta, Kamis (25/10).

Tercatat menurut sumber tersebut, aset propertinya tersebar dari wilayah Cirebon hingga wilayah Ibu Kota Jakarta.”Di Jakarta punya 5 apartemen, rumah dan aset lain. Itu belum di kota lain,” jelas sumber.

Penyidik KPK
ILUSTRASI: Penyidik KPK saat sedang melakukan penggeledahan (Ridwan/JawaPos.com)

Hingga saat ini, SP tengah menjalani pemeriksaan intensif di kantor KPK Jakarta, guna ditentukan status hukumnya. Dia juga belum menunjuk siapa yang akan menjadi tim kuasa hukumnya. Sehingga belum bisa dikonfirmasi perihal dugaan penyamaran aset yang dilakukannya.

Seperti diketahui, usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Bekasi pekan lalu, Rabu (24/10) kemarin, Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi senyap di wilayah Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, tim dikabarkan mengamankan Bupati Cirebon berinisial SP. 

SP diamankan karena diduga menerima berbagai hadiah atau janji terkait jual beli jabatan serta penerimaan lain dari pengusaha.” Barang buktinya, bukti transfer dan uang,” kata Basaria ketika dikonfirmasi JawaPos.com.

Selain menciduk kepala daerah, tim juga mengamankan sejumlah pihak lain yang dinilai terlibat dan mengetahui ihwal adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam bentuk suap menyuap yang dilakukan sang kepala daerah. Mereka di antaranya para pihak penyuap dan sejumlah saksi yang melihat adanya kejadian pemberian duit rasuah.

Ketika dikonfirmasi perihal adanya kegiatan penindakan lagi yang dilakukan pihaknya, Ketua KPK Agus Raharjo membenarkanya. “Benar hari ini ada giat di Cirebon. Masih dilakukan pendalaman,” kata Agus Ketika dikonfirmasi JawaPos.com

Editor : Kuswandi

Reporter : (ipp/rdw/JPC)



Close Ads
Bupati Cirebon Diduga Banyak Samarkan Aset Atas Nama Keluarga