alexametrics

Di Rumah Perampok Toko Emas itu Ada Peluru dan Petunjuk Merakit Bom

25 Agustus 2019, 17:12:33 WIB

JawaPos.com – ccJawa timur. Ketiga orang terduga yang diamankan itu berinisial SU (53), penjaga apotek di Kelurahan Beru, Kabupaten Blitar, KU (48) yang bekerja di laundry dan JO (47) yang bekerja di BPR kota Blitar.

Selain itu, tim Densus 88 Antiteror juga mengamankan seorang terduga teroris berinisial YT (41). Dia ditangkap setelah diketahui merampok sebuah toko emas di Magetan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan, terduga teroris yang ditangkap di Blitar dan Magetan akan dibawa ke Jakarta. Mereka akan diperiksa secara intensif oleh tim Densus.

“Sementara masih di Brimob untuk kepentingan pemeriksaan. Akan dibawa ke Jakarta setelahnya,” kata Frans Barung saat dikonfirmasi, Minggu (25/8).

Terduga teroris bernisial YT sebelumnya diamankan pada Sabtu (24/8). Jajaran Polres Magetan dan Polda Jawa Timur kemudian menggeledah rumah pelaku dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil mengamankan dua buah kaleng diduga bom rakitan, sebuah sangkur, sepucuk pistol mainan, satu buku baitul mal, dua kotak peluru senapan angin kaliber 4,5 mm, dan dua buah petasan.

Selain itu, polisi juga menyita sebatang besi sepanjang 50 cm, 2 kotak korek api kayu, 2 buah baterai, sebuah borgol, selembar kertas tulisan cara merakit bom, dan sebuah dompet.

Dalam keterangan yang diterima, pelaku mengaku jaringan Isbaqiah, apabila berhasil melakuka pencurian dengan kekerasan tersebut dana disetor untuk hijrah ke negara Sam Suriah

Kendati demikian, Barung belum bisa memastikan YT masuk ke dalam jaringan teroris apa. Dia menyebut itu akan dijelaskan oleh Mabes Polri setelah dilakukan pemeriksaan intensif.

“Magetan masih tanda tanya, belum kami keluarkan pernyataan bahwa dia terduga teroris,” tegas Frans.

 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads