alexametrics

Polisi Ajukan Assesment Rehabilitasi Nunung, BNN Akan Evaluasi

25 Juli 2019, 11:20:40 WIB

JawaPos.com – Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah mengirimkan assesment atau penilaian kepada pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap tersangka komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung. Walaupun, hingga saat ini belum ada dari pihak keluarga yang mengajukan permohonan rehabilitasi.

“Kita belum mendapatkan (permohohan rehabilitasi), tapi dari Polda Metro sudah mengajukan assesment,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Kamis (25/7).

Menurut Argo, assesment merupakan langkah penentu seorang tersangka kasus narkoba akan direhabilitasi atau tidak. Hasil assessment menentukan tingkat ketergantungan narkoba seseorang. Polisi sampai kini juga masih menunggu hasil pemeriksaan tes darah dan rambut yang dijalani Nunung. “Kan semuanya ada assessment, ada aturannya. Nanti kita lakukan assessment, kita tunggu hasilnya seperti apa. Kita mengikuti sesuai aturannya,” katanya.

Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung (depan) dan July Jan Sambiran (belakang) menangis saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7/2019). Komedian Srimulat dan suaminya itu ditangkap pihak kepolisian dengan barang bukti sabu seberat 0,36 gram. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Dihubungi terpisahk, Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Inspektur Jenderal Polisi Arman Depari menambahkan permohonan rehab bukan berarti menghilangkan tindak pidana yang dilakukan. Dalam proses assesment nanti akan dicari tahu soal pernyataan Nunung memakai narkoba sejak 20 tahun lalu.

“Akan dievaluasi apakah betul memakai narkoba 20 tahun secara beruntun atau 20 tahun itu ada jeda yang dilakukan. Dari hasil assesment itu menjadi pegangan penyidik untuk melakukan langkah selanjutnya,” kata Arman.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, saat penangkapan Nunung, polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 0,36 gram. Sebelum menciduk salah satu anggota Srimulat itu, polisi lebih dulu menangkap pria bernama Heri Moheriyanto yang merupakan seorang kurir narkoba.

Editor : Bintang Pradewo



Close Ads