alexametrics

2019, Baru 40 Anggota DPR yang Lapor Kekayaan

25 Februari 2019, 07:38:02 WIB

JawaPos.com – Tingkat kepatuhan penyelenggara negara dalam melaporkan kekayaan belum menunjukkan tren positif. Sejauh ini, kepatuhan pada 2019 baru mencapai 17 persen.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, berdasar data tersebut, tingkat kepatuhan anggota DPR juga belum menunjukkan tren membaik. Hanya ada 40 orang yang melaporkan kekayaannya. Padahal, legislator yang wajib lapor 560 orang. Tahun sebelumnya, kelompok legislatif terbilang paling bandel dalam membuat laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

“Kepatuhan itu (anggota DPR) memang masih rendah,” jelas Febri di Jakarta kemarin (24/2). Pada 2018, KPK mencatat anggota DPR yang melaporkan kekayaannya hanya 119 orang. Jumlah itu merupakan yang paling rendah di antara kelompok legislatif lain yang berstatus wajib lapor seperti MPR, DPD, dan DPRD.

2019, Baru 40 Anggota DPR yang Lapor Kekayaan
Suasana ruang sidang paripurna DPR (Hendra Eka/Jawa Pos)

Febri menyebut, deadline pelaporan memang masih sekitar satu bulan lagi. Namun, dengan kemudahan pelaporan melalui sistem elektronik seperti sekarang ini, kepatuhan LHKPN semestinya menunjukkan tren positif dibanding tahun-tahun sebelumnya. “KPK mengimbau, masih ada waktu sampai 31 Maret untuk melaporkan kekayaan,” terang Febri.

Dia menambahkan, menjelang pemilu 17 April mendatang, sangat penting bagi pemilih untuk mengetahui kekayaan anggota DPR yang kembali mencalonkan diri. “Ini tentu saja angka yang perlu dilihat untuk menentukan siapa calon yang pantas duduk di DPR atau DPRD.” 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (tyo/c17/oni)

Copy Editor :

2019, Baru 40 Anggota DPR yang Lapor Kekayaan