JawaPos Radar

Kasus Dugaan Pembunuhan Eks Wakapolda Sumut

Penyidik Kembali Temukan Bercak Darah di Beberapa Lokasi

25/02/2018, 21:18 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kombes Agus Samad
Suhartutik istri Agus Samad (dua dari kiri) terlihat terpukul saat hadiri prosesi pemakaman suaminya. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Misteri tewasnya mantan Wakapolda Sumut Kombes Pol (Purn) Agus Samad, Sabtu (24/2) pagi, sedikit demi sedikit menemukan titik terang. Dari perkembangan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tim penyidik kembali menemukan bukti-bukti mencurigakan yang lain.

Kabag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengatakan, tim penyidik sebelumnya menemukan darah dan bekas muntahan di area ruang makan. Dari hasil identifikasi, muntahan tersebut bukanlah makanan baru, tetapi seperti makanan 2-3 hari yang lalu.

Selain di ruang makan, rupanya bercak darah juga ditemukan di lokasi lain. "Hasil olah TKP kemarin kan ada bercak darah di sekitar ruang makan, ternyata ada satu tetes darah lagi di tembok di lantai dua di dekat menuju lantai tiga, di tembok pagar tapi cuma satu tetes darah," terang dia, Minggu (25/2).

Kombes Agus Samad
Prosesi pemakaman Kombes Pol (Purn) Agus Samad yang dilakukan secara militer. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)

Selain itu, bercak darah juga ditemukan di dedaunan di taman belakang. "Ada satu lagi (bercak darah) di daun pisang dan daun jeruk, di halaman belakang. Cuma satu tetes saja, itu nanti yang akan kami dalami lebih lanjut," jelasnya.

Wanita yang akrab disapa Heni itu mengatakan jika Agus bukan tewas karena bunuh diri. "Kemungkinan bunuh diri itu tidak mungkin. Mungkin pelaku melakukan (pembunuhan) dari atas, masuk dari atas, perkiraan seperti itu," terangnya.

Dia mengatakan, istri dari Agus, Suhartutik memang belum menjalani pemeriksaan terkait kejadian ini. Pasalnya, Suhartutik sedang berada di luar kota, tepatnya di Bali ketika peristiwa itu terjadi. 

"Tadi malam istri belum datang, kemungkinan setelah pemakaman ada pemeriksaan. Jadi kemarin belum bisa komunikasi apa ada masalah keluarga atau seperti apa, ibunya kemarin malam belum datang," papar dia. Sementara anak Agus, Timur Dikman Sasmita sudah diperiksa dan mendapatkan beberapa pertanyaan. 

Heni menyampaikan, sementara bukti yang baru yakni berupa tetesan darah. "Untuk barang-barang hilang atau barang yang di acak-acak belum ada, karena menunggu istrinya untuk memeriksa keadaan dalam rumah," lanjutnya.

Selama ini, memang tidak ada pembantu atau security (satpam) yang berada di rumah tersebut. Hanya ada Agus dan sang istri. Kebetulan, istrinya juga sedang pergi ke Bali. 

Heni mengungkapkan, dari unit identifikasi, hasil otopsi diperkirakan akan keluar pada Senin (26/2). Begitupun dengan hasil laboratoriium. "Karena hasil labolatorium bekas makanan muntah sama darah itu harus dibawa ke lab, sekalian otopsi Senin keluar," tandasnya.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up