Dari Pleidoi, Ferdy Sambo Mengaku Frustrasi Jadi Sasaran Caci Maki

25 Januari 2023, 14:25:07 WIB

JawaPos.com – Ferdy Sambo, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma’ruf memanfaatkan sidang pembacaan pleidoi untuk meminta keringanan hukuman dari majelis hakim dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Polisi Yosua Hutabarat. Ricky dan Kuat bahkan memohon supaya bebas dari seluruh dakwaan serta tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kemarin (24/1), Sambo menjadi terdakwa yang paling akhir dibawa ke ruang sidang. Selain penasihat hukumnya, mantan kepala Divisi Propam Polri itu turut membacakan nota pembelaan secara langsung. Pleidoinya diberi judul Setitik Harapan dalam Sesak Pengadilan. ”Nota pembelaan ini awalnya hendak saya beri judul Pembelaan yang Sia-Sia,” tuturnya.

Menurut Sambo, judul itu terpikir dalam benaknya lantaran tekanan yang luar biasa besar selama sidang berlangsung. Dia mengaku sering merasa putus asa dan frustrasi atas hinaan, caci maki, dan olok-olok yang ditujukan kepada dirinya maupun keluarga.

”Berbagai tuduhan, bahkan vonis telah dijatuhkan kepada saya sebelum adanya putusan majelis hakim,” ungkap eks jenderal bintang dua Polri tersebut.

Bahkan, kata Sambo, tekanan itu sudah dirasakan sejak awal persidangan. Hingga dia merasa nyaris kehilangan hak sebagai terdakwa meski sidang masih jauh dari putusan. Selama 28 tahun bertugas sebagai penegak hukum, dia menangani berbagai perkara. Termasuk perkara pembunuhan. Namun, belum pernah sekali pun dia melihat seorang terdakwa mendapat tekanan serupa yang dirasakan olehnya dan keluarga.

Di luar perkara yang didakwakan, lanjut Sambo, dirinya telah dituduh menyiksa Yosua secara sadis, menjadi bandar narkoba dan judi, berselingkuh dan menikah siri dengan banyak perempuan, berbuat LGBT, memiliki bunker yang penuh uang, serta menyimpan uang ratusan triliun di rekening Yosua. Bahkan istrinya, Putri Candrawathi, disebut berselingkuh dengan Kuat dan Yosua. ”Yang kesemuanya adalah tidak benar,” tegas dia.

Melalui penasihat hukumnya, Sambo memohon dibebaskan dari segala dakwaan. Atau, setidak-tidaknya melepaskan terdakwa Ferdy Sambo dari segala tuntutan hukum.

Sebelum Sambo, Kuat lebih dulu membacakan pleidoi. Dia meminta majelis hakim membebaskan dirinya dari segala dakwaan dan tuntutan. Menurut penasihat hukumnya, Kuat tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana.

Ricky juga meminta majelis hakim membebaskannya dari segala dakwaan dan tuntutan jaksa. Dia menyatakan tidak pernah melakukan perbuatan bersama-sama atau turut serta untuk membunuh Yosua.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : syn/c19/fal

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads