alexametrics

Bupati Probolinggo dan Suami Ikuti Sidang Kasus Suap Jual-Beli Jabatan

25 Januari 2022, 11:17:46 WIB

JawaPos.com – Bupati nonaktif Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suamianya, Hasan Aminuddin akan menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (25/1). Kedua terdakwa, Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin mengikuti persidangan secara daring dari Gedung ACLC KPK.

“Puput dan Hasan online dari Gedung KPK C1. Sementara JPU (Jaksa Penuntut Umum) hadir di Pengadilan,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri kepada JawaPos.com, Selasa (25/1).

Dalam perkaranya, Puput dan Hasan Aminuddin yang merupakan Anggota DPR RI Fraksi Nasdem menyandang status tersangka KPK bersama 18 orang lainnya dalam kasus dugaan suap terkait seleksi atau jual beli jabatan penjabat kepala desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021. Mereka terjerat setelah tertangkap tangan KPK, pada Senin 30 Agustus 2021.

KPK menduga, total tarif untuk menjadi kepala desa di pemerintahan Kabupaten Probolinggilo sebesar Rp 25 juta perorangan. Adapun tarif untuk menjadi Pejabat Kepala Desa sebesar Rp 20 juta, ditambah dalam bentuk upeti penyewaan tanah kas desa dengan tarif Rp 5 juta/hektare.

Puput dan Hasan terjerat sebagai penerima suap bersama Camat Krejengan, Doddy Kurniawan dan Camat Paiton, Muhamad Ridwan. Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara 18 orang lainnya, ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap yakni Pejabat Kades Karangren, Sumarto. Kemudian, Ali Wafa, Mawardi, Mashudi, Maliha, Mohammad Bambang, dan Masruhen.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads